Kompas.com - 17/11/2017, 23:31 WIB

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (PI) Aas Asikin Idat (kiri) dan Dirut PG Nugroho Christijanto memperkenalkan NPK Phonska Plus di gedung Sarana Olah Raga (SOR) Tri Dharma, Gresik, Kamis malam (5/1/2017) Dok. Petrokimia Gresik Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (PI) Aas Asikin Idat (kiri) dan Dirut PG Nugroho Christijanto memperkenalkan NPK Phonska Plus di gedung Sarana Olah Raga (SOR) Tri Dharma, Gresik, Kamis malam (5/1/2017)
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Pupuk Indonesia tepaksa mengencangkan ikat pinggang lantaran tingginya harga gas untuk industri sebesar yang saat ini mencapai 6 dollar AS per mmbtu.

Produsen pupuk dalam negeri ini pun menyiasati pembengkakan biaya produksi dengan berbagai cara. Salah satunya mengganti penggunaan gas dengan batu bara di sejumlah sektor produksi.

"Kita melakukan efisiensi biaya di segala biaya agar pabrik bisa seusai kapasitasnya. Kita coba siasati beberapa utilitas agar cost bisa turun," kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Persiapan Musim Tanam di Jawa Barat dan Banten di Hotel Hilton, Kota Bandung, Jumat (17/11/2017).

Lebih lanjut Aas menambahkan, tingginya harga gas di Indonesia membuat PT Pupuk Indonesia sulit bersaing dengan produsen-produsen pupuk dari luar negeri.

"Dengan tingginya harga gas, kita agak sulit bersaing dengan produsen pupuk dari luar. Bukan hanya untuk subsidi, tapi juga dengan nonsusbsidi," ungkapnya. 

Meski demikian, Aat bersyukur pemerintah sempat menurunkan harga gas industri dari kisaran 8 hingga 9 dollar AS menjadi 6 dollar AS meski harga tersebut masih jauh dari harga gas di luar negeri.

"Di luar negeri hanya 1 sampai 3 USD. Harapan kita pemerintah bisa menurunkan kembali harga sesuai dengan harga bagi pesaing produsen luar negeri sehingga bisa bersaing dengan produsen luar negeri," jelasnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Peduli dengan Petani, Brigadir Esa Bagikan Pupuk Organik Gratis

Kapasitas produksinya masih di atas angka kebutuhan pupuk untuk setiap tahunnya. Pada 2017 ini pihaknya menargetkan produksi 13 juta ton pupuk dengan realisasi mencapai 83 persen.

Dengan pengetatan yang dilakukan PT Pupuk Indonesia, Aas memastikan kebutuhan pupuk setiap tahunnya berkisar 9,5 juta ton tetap bisa terpenuhi dan stok ketersediaannya pun masih aman terkendali.

Terlebih, pihaknya menerapkan aturan, yakni harus memiliki stok untuk tiga pekan ke depan. Agar benar-benar aman, kata Aas, pihaknya menaikkan standard ketersediaan menjadi untuk lima pekan ke depan.

"Jadi kami pastikan stok aman. Hingga Oktober tahun ini kita sudah menyalurkan 80 persen pupuk dari total kebutuhan nasional. Sisanya disalurkan untuk kebutuhan musim tanam November dan Desember ini," tandasnya.

Baca juga : Polisi Gerebek Pabrik Pupuk Palsu di Bekasi

Kompas TV Dinas Kesehatan yang datang langsung menginspeksi ke sejumlah ruangan tempat pembuatan sari kelapa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.