Kompas.com - 17/11/2017, 22:24 WIB
|
EditorFarid Assifa

JAYAPURA, KOMPAS.com – Aparat TNI dan Polri berhasil mengevakuasi warga yang terisolasi di Kampung Kimberly, Banti dan Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, yang selama ini dikuasai kelompok kriminal bersenjata (KKB), Jumat (17/11) sekitar pukul 11.00 WIT.

Evakuasi warga melibatkan 200 aparat TNI dan Polri yang dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Asops Kapolri Irjen Pol Irawan dan Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit.

Adapun 344 orang warga yang dievakuasi terdiri dari 104 orang pria dewasa, 32 wanita dewasa dan 14 anak-anak yang berasal dari Kampung Kimberly. Lalu 153 pria dewasa, 31 perempuan dewasa dan 10 anak-anak dari kampung Banti dan Utikini. Semua yang dievakuasi merupakan masyarakat non Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menjelaskan, sebelum dievakuasi, tim operasi terpadu yang dipimpin Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol Mathius Fakhiri berhasil memukul anggota KKB yang selama ini menguasai Kimberly dan Banti.

“Sekitar pukul 11.00 WIT, baru dilakukan evakuasi masyarakat non Papua yang ada di sana. Sepanjang 1,5 Kilometer mereka harus berjalan kaki sampai ke Polsek Tembagapura. Evakuasi selesai sampai pukul 14.30 WIT,” katanya.

Baca juga : Kapolda Papua: Evakuasi Warga Sempat Dapat Perlawanan dari KKB

Tak jauh dari Polsek tembagapura, lanjut Kamal, sebanyak 14 unit mobil bus telah disiapkan untuk mengangkut warga yang dievakuasi ke Timika. Kini, mereka ditampung sementara di gedung tongkonan (rumah pertemuan masyarakat Toraja) dan gedung Graha Emenemo Yoware milik pemerintah setempat.

“Saat ini semua warga masih kami data identitasnya, bekerja sama dengan tokoh paguyuban yang ada di sini. Kalau besok ( Sabtu, red) semua sudah diperbolehkan untuk keluar dari tempat penampungan sementara, apabila ada yang mau ke rumah keluarga atau kerabat mereka,” paparnya.

Baca juga : Komandan KKB Klaim 3.000 Anggotanya Kuasai Tembagapura di Papua

Sementara masyarakat asli Papua yang lahir dan besar di Kampung Kimberly dan Banti dan daerah longsoran, Kamal menyebutkan mereka tidak bersedia dievakuasi.

“Tapi, mereka meminta jaminan perlindungan dari aparat untuk tetap di kampung tersebut, sampai situasi kembali aman dan kondusif. Namun ada beberapa masyarakat lokal yang meminta dievakuasi ke Timika, karena keluarganya berada di sana,” katanya.

Kompas TV Kondisi Tembagapura semakin memanas dalam satu hari dua penembakan terjadi di wilayah Tembagapura.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.