Seorang Warga Aceh Utara Serahkan Pistol FN Rakitan ke Polisi

Kompas.com - 17/11/2017, 19:38 WIB
Polisi memperlihatkan pistol rakitan jenis FN sesaat setelah diterima dari warga di Desa Beurandang, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (17/11/2017). Kompas.com/MasriadiPolisi memperlihatkan pistol rakitan jenis FN sesaat setelah diterima dari warga di Desa Beurandang, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (17/11/2017).
|
EditorErwin Hutapea

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Seorang warga bernama Zulkifli atau akrab disapa Bang Don (50), asal Desa Beurandang, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, menyerahkan satu senjata api jenis pistol FN rakitan ke Polres Aceh Utara, Kamis (16/11/2017) sore.

Pistol itu pernah digunakan ketika konflik Aceh serta untuk menembak babi hutan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Utara Iptu Iptu Rezki Kholiddiansyah, Jumat (17/11/2017), menyebutkan, senjata itu diterima langsung oleh Kepala Bagian Operasi Reserse Polres Aceh Utara Ipda Jimmy Hasibuan.

“Awalnya ada informasi Bang Don ini pernah punya senjata api rakitan. Lalu kami imbau agar diserahkan ke polisi. Bang Don mau dengan syarat tidak diproses secara hukum,” kata Iptu Rezki.

Kebijakan polisi, sambung Iptu Rezki, jika senjata api diserahkan secara sukarela ke polisi, maka tidak akan diproses secara hukum. Namun, sambung dia, jika tak diserahkan dan ditangkap petugas, maka akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Menurut hasil pemeriksaan, Bang Don mengaku senjata itu milik saudaranya anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Saudaranya ini sudah meninggal dunia,” ungkap Iptu Rezki.

Baca juga: Kelakuan Anwari, Todong Satpam RS Pakai Pistol dan Pukuli Ketua RT

Dia menjelaskan, secara tertulis polisi sudah menyebar selebaran agar anggota masyarakat yang memiliki senjata untuk menyerahkannya ke polisi.

"Imbauan tertulis itu telah disebar ke semua desa. Harapan kami tentu masyarakat mendengarkan imbauan itu dan segera menyerahkan senjata ke polisi,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X