Kompas.com - 14/11/2017, 20:56 WIB
Pangdam I BB Mayjen Cucu Somantri saat meninjau posko keamanan di rumah Bobby di Bukit Hijau Regency, Kompleks Taman Setiabudi Medan, Sabtu (11/11/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaPangdam I BB Mayjen Cucu Somantri saat meninjau posko keamanan di rumah Bobby di Bukit Hijau Regency, Kompleks Taman Setiabudi Medan, Sabtu (11/11/2017)
|
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Kesibukan dan rapat-rapat koordinasi terus dilakukan pihak pengamanan yang berasal dari berbagai elemen jelang acara "ngunduh mantu" terhadap Kahiyang Ayu, putri Presiden RI Joko Widodo, oleh orangtua Bobby Nasution.

Setelah Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa pihaknya akan menyiagakan sekitar 600 personel untuk pengamanan, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan AKBP Muhammad Saleh menuturkan, pihaknya tengah menyusun rencana rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama acara.

Namun, Saleh belum bisa menjelaskan secara rinci jalan-jalan mana saja yang akan mengalami pengalihan. Dia hanya mengatakan, personelnya akan ditempatkan di persimpangan-persimpangan jalur yang dilewati karena perubahan arus lalu lintas tersebut. Polisi juga akan mendirikan posko-posko.

"Kami masih menunggu hasil rapat koordinasi terakhir dengan berbagai pihak terkait, seperti keluarga, TNI dan Pemkot Medan. Kalau tamu yang datang melebihi prediksi, kami minta bantuan BKO untuk pengawalan," kata Saleh, Selasa (14/11/2017).

(Baca juga: Berita Foto: Artis dan Pejabat Hadiri Pernikahan Kahiyang-Bobby (2))

"Jumlah kendaraan kami harus sesuai jumlah tamu yang datang. Bisa saja kami minta bantuan sepeda motor Lantas Polres tetangga seperti Langkat dan Binjai," tambahnya.

Saleh berharap, warga Kota Medan dapat memahami pengalihan arus lalu lintas dan pengawalan ketat yang dilakukan kepada tuan rumah dan keluarga Presiden Joko Widodo yang berdampak pada kemacetan arus lalu lintas, apalagi jelang hari H. Baginya, tamu VVIP harus dikawal supaya tertib.

Hal senada juga dikatakan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Somantri. Dia mengatakan, Jokowi menginginkan aktivitas masyarakat tetap lancar dan berjalan normal seperti biasa. Cucu mengklaim tidak ada jalan ditutup, hanya pengalihan saja.

"Tapi, meski tidak ada jalan ditutup, kami akan memperketat penjagaan di beberapa tempat yang menjadi akses menuju lokasi acara. Ini SOP VVIP," ucap Cucu.

(Baca juga: Persiapan 'Ngunduh Mantu' Presiden Jokowi di Medan Sudah 60 Persen)

Sementara itu, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengimbau warganya ikut serta menciptakan suasana tertib dan aman agar acara berjalan lancar.

"Kami berharap peran serta masyarakat, ayo jaga keamanan dan ketertiban," ungkap Eldin.

Sebelumnya diberitakan, usai pesta pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution di Solo. Pesta lanjutan Ngunduh Mantu dan pesta adat pemberian gelar akan dilangsungkan di Kota Medan pada 24 sampai 26 November 2017 mendatang.

Bobby merupakan putra dari pasangan Almarhum Erwin Nasution, mantan Dirut PTPN IV dan Ade Hanifah Siregar. Erwin meninggal dunia pada Januari 2017 lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X