Kompas.com - 14/11/2017, 09:43 WIB
Sepuluh ekor paus jenis sperm whale terdampar, Senin (13/11/2017) pagi, di kawasan Pantai Ujung Kareung, Aceh Besar. Petugas mencoba menarik kembali paus-paus tersebut ke tengah lautan. KOMPAS.com/Daspriani Y ZamzamiSepuluh ekor paus jenis sperm whale terdampar, Senin (13/11/2017) pagi, di kawasan Pantai Ujung Kareung, Aceh Besar. Petugas mencoba menarik kembali paus-paus tersebut ke tengah lautan.
|
EditorReni Susanti

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Upaya evakuasi paus sperma yang terdampar di Pantai Ujung Kareung Kabupaten Aceh Besar terus diupayakan. Namun sayang, tiga ekor paus yang terdampar dilaporkan mati. Petugas masih berusaha mengevakuasi paus hidup ke tengah laut.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo menyebutkan, dirinya mendapat laporan dari anggota tim evakuasi yang berada di pantai, pada pukul 03.00 WIB 3 ekor paus dilaporkan mati.

"Ini info dari anggota pukul 03.00 WIB dini hari, 3 ekor paus mati," kata Kepala Sapto Aji, Selasa (14/11/2017).

Menurut Sapto, pihak TNI Angkatan Laut tadi malam sudah meminta bantuan ke KRI Simeulue untuk mengevakuasi paus-paus ini ke tengah laut. Hingga tadi, sudah lima ekor paus telah ditarik menjauh dari bibir pantai.

"Yang berhasil didorong ke laut 5 ekor," jelas Sapto.

(Baca juga : 10 Ekor Paus Sperma Terdampar di Pantai Aceh Besar)

Hingga kini belum diketahui penyebab terdamparnya paus sperma ini. Ada dugaan, mamalia laut ini merapat ke pinggir pantai karena dua ekor di antaranya mengalami luka.

Dua dari 10 ekor paus yang terdampar ini mengalami luka sebesar telapak tangan di bagian tubuhnya. Hingga kini, belum diketahui, penyebab luka tersebut. 

Kepala Bidang Kelautan, Kepulauan dan Pesisir, Dinas kelautan Perikanan Propinsi Aceh, T Nurmahdi menyebutkan, paus yang terdampar berjenis paus sperma atau Paus Sperm Whale.

“Sepertinya demi menolong yang sakit dan terluka, makanya mereka terdampar terbawa arus gelombang ke kawasan yang dangkal di pantai,” ungkapnya.

Nurmahdi menyebutkan, paus sperma memang memiliki kebiasaan bermigrasi secara berkelompok. 

Kompas TV Romo Robertus Rubiyatmoko Jadi Uskup Agung Semarang




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X