Kompas.com - 13/11/2017, 06:21 WIB
|
EditorReni Susanti

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah tertutup material longsor.

Akibatnya, akses utama penghubung antar Kabupaten ini terputus total. Antrean kendaraan mencapai 5 kilometer.

“Saat ini jalur tertutup total dan tidak bisa dilintasi karena tertutup material longsor,” ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Mujib Norahman, Minggu (12/11/2017).

Mujib mengatakan, hujan deras yang mengguyur sebagian besar Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara mengakibatkan longsor, sehingga menutup akses ruas jalan utama di KM 80 Puruk Cahu-Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

(Baca juga : Tebing Setinggi 4 Meter di Puncak Longsor, 1 Orang Luka)

Di lokasi ini, tebing setinggi 20 meter dengan panjang sekitar 30 meter yang berada di sisi jalan longsor. Longsoran menutup total akses utama penghubung antar Kabupaten.

“Material longsor menutup seluruh badan jalan tersebut, mengakibatkan seluruh kendaraan yang akan melintas harus terhenti, karena tidak ada lagi jalur alternatif yang bisa dilalui oleh pengendara kendaraan,” ujar Mujib Norahman, Minggu (12/11/2017).

Akibatnya, lalu lintas dari arah Kabupaten Murung Raya menuju Kabupaten Barito Utara maupun sebaliknya terputus total, selama kurang lebih 10 jam.

Jalur ini tertutup material longsor berupa tanah bercampur batu serta pohon yang menimbun seluruh bagian jalan dengan ketebalan sekitar tiga meter.

(Baca juga : Longsor di Kabupaten Bandung, Satu Keluarga Tewas)

Material longsor yang menutup total akses utama ini, sambung Mujib, terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB, hingga akhirnya akses ruas jalan utama antar-kabupaten terimbun material longsor. 

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya yang dibantu masyarakat setempat, masih terus berupaya untuk bisa membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan tersebut.

“Kami dibantu masyarakat setempat, mengupayakan agar pembersihan ruas jalan utama dari material longsor ini bisa dikerjakan secepatnya. Agar para pengendara kembali bisa melintasi ruas jalan ini,” pungkasnya.

Kompas TV Hal ini menjadi salah satu faktor kesulitan pencarian korban, di samping ketebalan lumpur hingga tiga meter.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.