Ketua GP Ansor Dukung Ganjar Pranowo Dua Periode

Kompas.com - 12/11/2017, 20:13 WIB
Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk melanjutkan kepemimpinan di Jawa Tengah ANDI KAPRABOWO/ KOMPAS.comKetua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk melanjutkan kepemimpinan di Jawa Tengah
EditorKurniasih Budi


PEKALONGAN, KOMPAS.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Quomas atau Gus Yaqut mengisyaratkan mendukung kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada periode kedua.

Ia menyatakan, GP yang merupakan singkatan dari Ganjar Pranowo punya kepanjangan lain yakni 'Gubernur Pindo' (gubernur dua periode).

Ungkapan itu disampaikan Gus Yaqut saat membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah di GPU Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/11/2017).

Gus Yaqut awalnya menyatakan sedikit kecewa karena Ganjar tidak jadi datang membuka Konferwil. Sebab, politikus PDI Perjuangan tengah mengikuti Tour de Borobudur.

Baca: Ajak Istri, Ganjar Ikut Gowes Tour de Borobudur


Padahal ia mengaku sangat berharap Gubernur Jawa Tengah hadir dalam acara tersebut. 

Pada Konferwil GP Ansor 2014 lalu, Ganjar hadir dan Ketua Umum GP Ansor saat itu Nusron Wahid menyebut bahwa GP Ansor memiliki kesamaan dengan Ganjar. Kesamaan tersebut yakni, di dalam Nahdlatul Ulama (NU) ada GP yang kepanjangannya adalah Gerakan Pemuda, sementara untuk di Ganjar yaitu Ganjar Pranowo (GP).

“Pak Nusron mengatakan kalau di Ansor GP adalah Gerakan Pemuda ,kalau Pak Ganjar itu Ganjar Pranowo. Sebenarnya kalau dia (Ganjar) hadir maka akan Saya ganti menjadi GP yang lain yaitu ‘Gubernur Pindo’. Tapi karena tidak hadir, maka akan Saya tayangkan di episode berikutnya saja,” kata Gus Yaqut yang membuat suasana Konferwil makin meriah.

Insiden Kericuhan yang pernah terjadi antara massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan gabungan ormas GP Ansor dan Banser di bundaran patung Jenderal Soedirman atau tepat di depan Mapolres Purbalingga, Sabtu (9/4/2017) silam.KOMPAS.com/Iqbal Fahmi Insiden Kericuhan yang pernah terjadi antara massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan gabungan ormas GP Ansor dan Banser di bundaran patung Jenderal Soedirman atau tepat di depan Mapolres Purbalingga, Sabtu (9/4/2017) silam.


Yaqut menekankan mengenai pentingnya para kader Ansor dan Banser untuk terus teguh menjaga NKRI dari ideologi-ideologi radikal. Bahkan, dikatakan, Ansor dan Banser harus terus mengawasi setiap pergerakan kelompok-kelompok anti-Pancasila itu.

“Ini tantangan kita. Mereka terus bergerak, semua momentum dimanfaatkan. Maka Konferwil ini sebagai ajang untuk menyiapkan melawan mereka. Kita enggak boleh lengah, enggak boleh terlena, kita harus terus mengawasi mereka. Sekali kita lengah, maka habislah negara kita,” tandasnya.

Agenda Konferwil ini selain mengesahkan program yang disusun dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) beberapa waktu lalu di Temanggung, juga akan menggelar sidang pleno pemilihan Ketua Ansor Jawa Tengah periode 2017-2021.

Gus Yaqut memuji GP Ansor Jawa Tengah sebagai pengurus terbaik se-Indonesia. Pengkaderan dan kegiatannya tanpa putus sehingga mampu menghidupkan 60 persen Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh Jawa Tengah.

“Dari 34 Pengurus Wilayah Ansor se-Indoensia, Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah adalah yang terbaik. Saya berharap kepengurusan terpilih mendatang bisa menghidupkan PAC hingga 100 persen,” katanya.(KONTRIBUTOR JAWA TENGAH/ ANDI KAPRABOWO)




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Regional
Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Regional
Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Regional
Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Regional
Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Regional
DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

Regional
Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Regional
Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Regional
KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

Regional
Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Regional
Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Regional
Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Regional
Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Regional
Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Regional
Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X