Menteri Susi: Sejak 2014, 363 Kapal "Illegal Fishing" Ditenggelamkan

Kompas.com - 10/11/2017, 18:49 WIB
Menteri Susi Pudjiastuti (tengah) KOMPAS.com/Achmad FaizalMenteri Susi Pudjiastuti (tengah)
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, pemerintah telah menenggelamkan 363 kapal dari aktivitas illegal fishing hingga 6 November 2017.

Laporan terakhir yang diterimanya, sejak 29 Oktober hingga 6 November, 33 kapal ditenggelamkan di perairan Natuna, dan 13 kapal di perairan Tarempa, Kepulauan Riau.

"Jadi total 363 kapal yang ditenggelamkan sejak Oktober 2014," kata Susi dalam pidato pengukuhan doktor honoris causa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (10/11/2017).

Susi menyebut, sejak diberlakukannya kebijakan yang berdampak efek jera itu, sumber daya ikan kembali pulih. Nelayan mudah mendapatkan ikan, dan tidak perlu jauh melaut sehingga dapat menghemat bahan bakar.

"Penenggelaman kapal illegal fishing bukan ide saya, tapi amanat Undang-undang," jelasnya.

(Baca juga : Hari Pahlawan, Menteri Susi Raih Gelar Doktor Honoris Causa dari ITS)

Dia berdoa agar dirinya dan pemerintah tetap konsisten dalam menerapkan kebijakan melawan aksi illegal fishing, disertai reformasi tata kelola perikanan nasional.

"Indonesia punya potensi maritim yang sangat besar, yang akan dijadikan tulang punggung perekonomian selama kita bisa mengelolanya dengan baik," ucap Susi.

Menteri Susi diberi gelar doktor honoris causa oleh ITS Surabaya dalam bidang kemaritiman. Gelar itu adalah yang kedua setelah gelar yang sama diberikan Universitas Padjajaran (Unpad).

Rektor ITS, Joni Hermana mengatakan, Menteri Susi adalah orang ketiga yang diberi gelar honoris causa sejak ITS berdiri tahun 1960.

Gelar honoris causa pertama ITS, sambung dia, diberikan kepada Doktor Hermawan Kertajaya pada 2010. Dia dianggap memiliki kontribusi di bidang ilmu pemasaran.

Pada 2015, gelar yang sama diberikan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma dinilai memiliki kontribusi besar dalam dunia pembangunan tata kota selama menjabat wali kota Surabaya. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X