Hari Pahlawan, Menteri Susi Raih Gelar "Doktor Honoris Causa" dari ITS

Kompas.com - 10/11/2017, 12:55 WIB
Menter Susi mendapat gelar honoris causa dari ITS Surabaya KOMPAS.com/Achmad FaizalMenter Susi mendapat gelar honoris causa dari ITS Surabaya
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Jumat (10/11/2017), dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Penganugerahan itu bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan sekaligus puncak peringatan Dies Natalis ke-57 ITS.

Rektor ITS, Joni Hermana mengatakan, Menteri Susi adalah orang ketiga yang diberi gelar honoris causa dari ITS.

"Kita tidak mudah memberi gelar honoris causa kepada seseorang. Sejak berdiri tahun 60, baru tiga orang yang diberi gelar kehormatan ini," jelasnya.

Gelar honoris causa pertama ITS, kata dia, diberikan kepada Doktor Hermawan Kertajaya pada 2010. Dia dianggap memiliki kontribusi di bidang ilmu pemasaran.

Pada 2015, gelar yang sama diberikan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma dinilai memiliki kontribusi besar dalam dunia pembangunan tata kota selama menjabat sebagai wali kota Surabaya.

Kali ini, gelar honoris causa diberikan kepada Menteri Susi. Menteri Susi disebut berhasil membangun sektor kelautan dan perikanan Indonesia saat menjabat menteri.

"Sektor maritim tidak hanya disentuh dari sisi teknis, tapi secara berkesiambungan, ini yang penting," jelas Joni.

Baca juga : Ketika Menteri Susi Berlari dengan Kebaya dan Sepatu Hak Tinggi Hindari Warga yang Minta Swafoto

Kajian penganugerahan gelar doktor honoris causa untuk Menteri Susi dimulai sejak 2016.

"Pengkajian pemberian gelar doktor honoris causa untuk Menteri Susi memakan waktu cukup lama serta melalui prosedur ketat," tambahnya.

Bagi menteri Susi, gelar doktor honoris causa ini adalah yang kedua kalinya dia dapatkan. Pada Desember 2016 lalu, dia juga pernah memperoleh gelar yang sama dari Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara penganugerahan tersebut sejumlah pejabat daerah dan pejabat pusat, dan tokoh masyarakat seperti Dirjen Dikti, Patdono Suwignyo, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X