Kompas.com - 09/11/2017, 11:42 WIB
Dinilai mengganggu aktivitas belajar siswa di sekolah, orangtua siswa dan guru sekolah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, memprotes razia zebra digelar di depan sekolah saat jam pelajaran berlangsung. (Kompas.com/Junaedi)Dinilai mengganggu aktivitas belajar siswa di sekolah, orangtua siswa dan guru sekolah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, memprotes razia zebra digelar di depan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
|
EditorErwin Hutapea


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, gencar melakukan Operasi Zebra Siamasei 2017 di jalan protokol dan di sekitar sekolah. Namun, operasi itu mendapat protes dari warga dan pihak sekolah.

Para guru dan orangtua murid merasa dirugikan lantaran proses belajar-mengajar di sekolah terganggu razia yang dilakukan di depan sekolah. Menurut mereka, seharusnya petugas melakukan razia saat jam pulang sekolah, bukan saat jam belajar siswa.

Suratman, orangtua siswa di Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, misalnya, keberatan dengan Operasi Zebra yang digelar di depan gerbang sekolah sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu siswa berdatangan ke sekolah karena menjelang dimulainya jam pelajaran. 

“Ini jelas mengganggu pelajaran siswa. Lokasi razianya di depan sekolah, otomatis mengganggu konsentrasi siswa saat jam pelajaran. Apa tidak sebaiknya dilakukan saat jam pulang sekolah agar semuanya bisa berjalan,” ucap Suratman.

Baca juga: Operasi Zebra di Mamuju, Anggota Polisi Terjaring Razia

Hal yang sama diungkapkan Wakasek SMAN 1 Wonomulyo Polewali Mandar Aris Munandar. Dia merasa tidak nyaman dengan Operasi Zebra yang digelar di depan gerbang sekolahnya karena mengalihkan fokus perhatian siswa.

Menurut Aris, para siswa jadi berkeliaran di luar kelas untuk menyaksikan razia di depan sekolah saat jam pelajaran. Apalagi jika ada siswa yang sepeda motornya ditahan petugas karena masalah SIM dan STNK. Siswa itu jadi tidak bisa berkonsentrasi belajar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih lagi, saat ini siswa tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian. Aris berharap seharusnya petugas melakukan razia pada saat jam pulang sekolah.

“Razianya digelar di depan sekolah, otomatis terganggu. Perhatian siswa tertuju kepada petugas yang menggelar operasi di depan sekolah. Sebaiknya dilakukan pada jam pulang sekolah agar tidak mengorbankan jam pelajaran siswa,” ujar Aris.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Polewali Mandar AKP Paulus Patibang menyatakan, pihaknya memang sedang melakukan operasi ke sekolah-sekolah, selain di jalan-jalan protokol terhadap pengendara umum.

Sebab, kebanyakan pelanggaran lalu lintas dilakukan anak sekolah, misalnya ketidaklengkapan surat-surat dan bodi standar kendaraan, tidak memakai helm, dan menggunakan knalpot bising.

Razia tidak hanya kami lakukan kepada masyarakat umum, tetapi juga siswa-siswa sekolah yang melakukan banyak pelanggaran. Semua yang kedapatan melanggar ditilang,” kata AKP Paulus Patibang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.