"Overload" Picu Konflik Perebutan Kekuasan Antarnapi di Nusakambangan

Kompas.com - 08/11/2017, 21:51 WIB
Kapolres Cilacap Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto (kanan) dan Koordinator Kepala Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Yan Rusmanto menunjukkan barang bukti dalam insiden bentrokan di Lapas Permisan, Pulau Nusakambangan, dalam pers rilis, Rabu (8/11/2017). Kompas.com/ Iqbal FahmiKapolres Cilacap Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto (kanan) dan Koordinator Kepala Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Yan Rusmanto menunjukkan barang bukti dalam insiden bentrokan di Lapas Permisan, Pulau Nusakambangan, dalam pers rilis, Rabu (8/11/2017).
|
EditorReni Susanti

CILACAP, KOMPAS.com — Tidak seimbangnya jumlah petugas dan kapasitas kamar dengan jumlah narapidana di Lapas Permisan, Pulau Nusakambangan, diduga menjadi penyebab bentrokan antarnapi pada Selasa (7/11/2017).

Sesaknya ruang lapas ini berimbas pada persaingan pengaruh dan dominasi kelompok napi dalam kehidupan sosial di lapas.

Koordinator Kepala Lapas Se-Nusakambangan dan Cilacap  Yan Rusmanto, dalam keterangan persnya, mengungkapkan, saat ini Lapas Permisan yang merupakan lapas Kelas II A dapat dikatakan overload.

“Lapas Permisan sudah overload, kapasitas ideal maksimal 224 warga binaan, tapi saat bentrokan terjadi sedikitnya ada 352 napi,” katanya, Rabu (8/11/2017).

(Baca juga : Kerusuhan di Nusakambangan, Korban Tewas Anggota Kelompok Jhon Key)

Sementara itu, secara administratif, total pegawai di Lapas Permisan sebanyak 65 orang. Namun, saat terjadi bentrokan, petugas jaga hanya sembilan orang.

Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, pihaknya memutuskan untuk memindahkan napi yang diduga menjadi bagian kelompok yang bertikai ke Lapas Pasir Besi dan Lapas Batu. Kelompok tersebut diisolasi di masing-masing lapas yang baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kejadian ini saya serahkan kepada polisi secara penuh untuk mengusut sampai tuntas,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menutup semua jadwal besuk bagi semua napi di Pulau Nusakambangan. Penutupan jadwal besuk dilakukan sampai polisi menyelesaikan proses penyidikan di Nusakambangan.

(Baca juga : Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Lapas Nusakambangan)

“Saya sudah instruksikan semua kepala lapas di Pulau Nusakambangan untuk mengintensifkan razia di lingkungan lapas, terutama jika ada napi yang terlihat mencurigakan,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.