Kompas.com - 08/11/2017, 18:16 WIB
Ratusan pemuda lintas agama mulai dari Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Budha, Hindu berkumpul menjadi satu dalam Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) di Pendopoan Perumahan Dinas Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Selasa, (7/1/2017).? 
Ratusan pemuda lintas agama mulai dari Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Budha, Hindu berkumpul menjadi satu dalam Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) di Pendopoan Perumahan Dinas Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Selasa, (7/1/2017).?
EditorTjahjo Sasongko


OGAN ILIR, Kompas.com - Ratusan pemuda lintas agama mulai dari Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Budha, Hindu berkumpul menjadi satu dalam Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GPMKS) di Pendopoan Perumahan Dinas Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Selasa, (7/1/2017).‎

Mereka berdoa bersama serta membaca kitab sucinya masing-masing dalam kegiatan GPMKS bertema "Untuk Persatuan Indonesia" ini. Meski berbeda kepercayaan, mereka tetap rukun dan harmonis. Satu dari perwakilan masing-masing agama, berkesempatan memimpin doa.

GPMKS merupakan rangkaian dari Kirab Pemuda 2017 yang melintasi 34 provinsi se Tanah Air. Kirab Pemuda diikuti 72 pemuda dari 34 provinsi, berkeliling melintasi dan menggelar berbagai kegiatan di seluruh provinsi yang terbagi ke yang dibagi ke dalam dua Zona, Barat dan Timur.  Kegiatan ini akan berakhir di Blitar, Jatim pada 6-8 Desember 2017.

Staf Khusus Bidang Pemuda Kemenpora, Zainul Munasichin ‎ mengatakan, setiap provinsi hanya satu titik yang disinggahi Kirab Pemuda dan GPMKS, dan di Sumatera Selatan yaitu di Kabupaten Ogan Ilir. ''Deklarasi damai pemuda antar umat beragama merupakan upaya untuk memperkuat rasa persaudaran, persatuan sesama anak bangsa,''ujarnya saat memberikan sambutan.

Sebelum Ogan Ilir (Sumsel), untuk zona I GMKS sudah digelar di sejulah daerah yang telah dilalui Kirab Pemuda 2017, diantaranya Tanjung Selor (Kaltara), Tenggarong (Kaltim), Banjar Baru (Kalsel), Sampit (Kalteng), Ketapang (Kalbar), Batam (Kepri) dan Deli Serdang (Sumatera Utara) dan Padang Panjang (Sumatera Barat). Sementara GMKS di Zona II diantaranya sudah melewati daerah Sentani (Papua), Kupang (NTT), Praya (NTB), Singaraja (Bali), dan Sorong (Papua Barat) dan Ambon (Maluku) untuk Zona II.

Salah satu perserta yang beragama Budha, Konyen mengaku senang bertemu teman baru dan meningkatkan toleransi antar umat beragama lewat kegiatan GPMKS ini. "Senanglah berdoa bersama ini merupakan menunjukkan ke-Bhinekaan kita," ujarnya.

Sementara Herman, salah satu peserta asal Sekolah Alkitab Palembang mengatakan, baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut. Dirinya tertarik mengikuti kegiatan GPMS ini karena pengalaman pertama, menambah teman dan meningkatkan persatuan dan kesatuan meski berbeda akidah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya tertarik karena pengalaman pertama, menambah teman dan meningkatkan persatuan dan kesatuan, meski berbeda akidah,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X