Prestasi Mentereng, Ini Hebatnya SMK Jateng

Kompas.com - 07/11/2017, 16:48 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mewisuda lulusan angkatan pertama SMK Jateng, belum lama ini. SMK Jateng merupakan sekolah yang dibuat oleh Gubernur Jateng yang diperuntukkan khusus untuk menampung siswa kurang mampu. Provinsi Jawa Tengah SMK JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo mewisuda lulusan angkatan pertama SMK Jateng, belum lama ini. SMK Jateng merupakan sekolah yang dibuat oleh Gubernur Jateng yang diperuntukkan khusus untuk menampung siswa kurang mampu.
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Kebanyakan warga Jawa Tengah (Jateng) menganggap bahwa biaya sekolah terbilang mahal. Lantaran itulah, masih banyak ditemukan di provinsi ini anak yang belum mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Padahal, pendidikan adalah hal yang penting untuk kemajuan hidup seseorang.

Adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang membuat terobosan pada Juni 2014. Pria yang menjadi orang nomor satu Jateng sejak 23 Agustus 2013 itu membuka Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) Jateng. Dengan biaya pendidikan gratis, sekolah ini menyasar siswa dari keluarga miskin. SMK Jateng hadir di tiga kota yakni Semarang, Pati, dan Purbalingga.

Hingga kini, SMK Jateng menjadi jujugan atau pilihan pertama warga miskin menyekolahkan anak. Alasannya, SMK Jateng menorehkan prestasi mentereng pula.

SMK Jateng menjadi pemuncak ujian nasional (UN) kategori SMK se-Jateng. Tak hanya itu, tujuh siswa SMK Jateng tercatat meraih nilai 100 pada UN mata pelajaran matematika.

Prestasi akademis lainnya adalah juara pertama Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) Kimia se-Jateng. Saat berlomba di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tim SMK Jateng menjadi juara I Nasional Lomba Kewirausahaan BMC.

"Selain prestasi yang bagus, siswa di sekolah ini juga selalu menjadi rebutan sejumlah perusahaan. Bukan para siswa yang mencari pekerjaan, namun justru pimpinan perusahaan-perusahaan besar di Jateng yang berebut tenaga kerja berkualitas," kata Wakil Kepala Humas SMK Negeri Jawa Tengah Suyoto saat ditemui di kantornya di Jalan Brotojoyo 1 Kota Semarang, Selasa (7/11/2017).

Bekerja

Lebih lanjut, Suyoto menerangkan angkatan tahun pertama yang sudah lulus semuanya sudah diterima bekerja di sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Hitachi, PT Astra, PT Komatsu, sejumlah perusahaan garmen, perusahaan suku cadang alat berat, dan menjadi pimpinan BUMD di Jateng.

"Kami memastikan seluruh lulusan pertama tahun ini sudah mendapatkan pekerjaan. Yang kuliah juga banyak dan semuanya beasiswa ada di UGM, Polines, Unnes, STAN dan STEM Akamigas Cepu," terangnya.

Siswa dengan kualitas bermutu tinggi yang dihasilkan SMK Jateng ini kata Suyoto membuktikan bahwa siswa dari keluarga miskin mampu bersaing jika mendapat akses pendidikan setara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X