Kompas.com - 03/11/2017, 21:25 WIB
Tim SAR gabungan dari Tagana, TNI, Polri, dan Rapi mengevakuasi Falik alias Alik dari tengah hutan Pekuncen di Grumbul Gununganyar, Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017). KOMPAS.com/Dok Tagana BanyumasTim SAR gabungan dari Tagana, TNI, Polri, dan Rapi mengevakuasi Falik alias Alik dari tengah hutan Pekuncen di Grumbul Gununganyar, Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017).
|
EditorErwin Hutapea

BANYUMAS, KOMPAS.com — Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun di tengah hutan di Grumbul Gununganyar, Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah. Remaja itu diketahui bernama Falik alias Alik. Saat ditemukan, kondisinya terlihat kurus kelaparan dan sekujur badannya dipenuhi lintah hutan.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Ady Candra, Jumat (3/11/2017), mengatakan, remaja malang ini pertama kali ditemukan oleh Dasno dan Sakri, warga desa setempat. Keduanya menemukan Falik di dekat Sungai Kalibacin, sekitar 3 jam perjalanan dari permukiman, pada Kamis (2/11/2017).

“Falik memang terlihat dalam kondisi kurus kelaparan waktu pertama kali ditemukan warga. Dia juga sempat meminta makanan kepada Pak Dasno, tapi ketika dibujuk untuk turun tetap tidak mau,” kata Ady Candra ketika dihubungi.

Informasi penemuan seorang anak di tengah hutan Pekuncen dengan cepat menyebar dan sampai kepada Tagana. Bersama unsur TNI, Polri, dan Rapi, Ady berinisiatif untuk membentuk tim SAR gabungan untuk mengevakuasi anak tersebut pada Jumat pagi sekitar pukul 10.15 WIB.

(Baca juga: Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam)

“Perjalanan menuju lokasi sangat jauh, sekitar 4 jam. Tepat pukul 14.00 WIB, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi lemas dan sekujur tubuhnya dipenuhi pacet (lintah hutan),” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban sempat menolak untuk diajak turun saat Tim SAR sampai di lokasi. Kondisi psikis korban, ujar Ady, juga tidak stabil atau linglung. Setelah dibujuk berulang kali, akhirnya korban mau untuk dievakuasi dan sampai ke permukiman sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dalam perjalanan kami ajak ngobrol, korban sudah kembali responsif dan mengaku bernama Falik alias Alik, warga RT 003 RW 003 Desa Cipete, Kecamatan Cilongok. Usianya sekitar 15 tahun, ayahnya bernama Supriyanto dan nama ibunya Samsiah,” ujar Ady.

Informasi itu lantas diteruskan ke Kepala Desa Cipete, dan keluarga membenarkan bahwa anaknya sudah meninggalkan rumah sejak empat hari lalu. Sebelum dipulangkan ke rumah, petugas terlebih dahulu membawa korban ke Puskesmas Pekuncen untuk mendapat pemeriksaan medis.

“Motif pastinya kami belum tahu, mungkin konflik keluarga. Tapi dari pengakuan keluarga, sebelum hilang, korban tidak sedang berkonflik dengan siapa pun, dia hanya pamit mencari burung,” pungkasnya.

Kompas TV Menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung di Bali, warga terdampak terus berdatangan ke sejumlah titik pengungsian.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.