BKSDA Aceh: Kondisi Bangkai Gajah Saat Ditemukan Sangat Memprihatinkan

Kompas.com - 03/11/2017, 13:08 WIB
Bangkai gajah Sumatera, di 2017 ini, sudah tiga hewan dilindungi karena keberadaannya di ambang punah ini yang ditemukan tewas, Kamis (26/10/2017). KOMPAS.com / Mei LeandhaBangkai gajah Sumatera, di 2017 ini, sudah tiga hewan dilindungi karena keberadaannya di ambang punah ini yang ditemukan tewas, Kamis (26/10/2017).
EditorReni Susanti

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Seekor gajah sumatera ditemukan mati di kebun masyarakat di Gampong Lhok Glumpang, Kecamatan Setia Baksi, Kabupaten Aceh Jaya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo mengatakan, bangkai gajah tersebut ditemukan sudah dalam keadaan rusak.

"Kondisi bangkai gajah saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tidak ditemukan sisa kotoran gajah yang bisa dianalisa. Di sekitar temuan bangkai, tidak ditemukan sisa racun, pupuk, dan lainnya," ujar Sapto, Jumat (3/11/2017).

Sapto menjelaskan, bangkai gajah ditemukan warga dan dilaporkan kepada BKSDA, Kamis (2/11/2017) pagi. Siangnya, tim BKSDA, personel Polsek dan Koramil serta CRU Sampoinet, berangkat menuju lokasi temuan gajah mati.

(Baca juga : Bayi Gajah Mati Terperosok di Lubang Bekas Tunggul Kayu)

Hasil pemeriksa lapangan, sambung dia, gajah berjenis kelamin betina diperkirakan berusia 10 tahun. Kematiannya sendiri diperkirakan tiga hingga empat minggu sebelum bangkai gajah ditemukan.

Di bangkai gajah, sambung Sapto, ditemukan satu caling sepanjang 29 centimeter dengan diameter pangkal caling 3,5 centimeter dan ujungnya dua centimeter.

Lokasi temuan bangkai gajah datar dan berumput. Kemungkinan besar, sambung dia, kematian gajah karena sebab tidak wajar.

"Tim BKSDA melakukan visum guna memastikan penyebab kematian gajah. Kami juga membuat laporan kepolisian ke Polsek Setia Bakti, Aceh Jaya, untuk pengusutan lebih lanjut," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X