Berita Foto: Galungan dan Kuningan serta Pesan Hidup Rukun di Tengah Kemajemukan

Kompas.com - 02/11/2017, 09:51 WIB
Umat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam. KOMPAS.com/Labib ZamaniUmat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam.
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com - Umat Hindu Dharma di Solo, Jawa Tengah, merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha di Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo secara khidmat, Rabu (1/11/2017) malam.

Ada sekitar 500 umat Hindu di Solo yang ikut dalam sembahyang terbesar memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) tersebut.

"Puncaknya hari ini, kami menang melaksanakan tapabrata, pensucian-pensucian dan tindakan ke kita. Jadi, Galungan ini dimaknai dengan kebatilan melawan kebenaran," kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Solo, Ida Bagus Komang, di sela upacara perayaan.

Umat Hindu memanjatkan doa saat mengikuti sembahyang perayaan hari raya Galungan di Pura Indra Prasta, Mutihan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/11/2017). Upacara Hari Raya Galungan tersebut merupakan perayaan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma).ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA Umat Hindu memanjatkan doa saat mengikuti sembahyang perayaan hari raya Galungan di Pura Indra Prasta, Mutihan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/11/2017). Upacara Hari Raya Galungan tersebut merupakan perayaan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma).
Menurut Ida Bagus, hari ini merupakan puncak kemenangan bagi umat Hindu. Di hari kemenangan inilah, ungkap dia, umat Hindu dapat berbicara, berpikir baik dan benar.

"Intinya itu berbicara masalah Dharma. Dharma itu sumbernya dari Kitab Suci Weda. Kemudian keagungannya Dharma adalah jembatan untuk ke surga," katanya.

"Sedang pelaksanaannya Dharma itu adalah berpikir yang baik, berucap yang baik dan berbuat baik dan benar," tambahnya kemudian.

(Baca juga : Merayakan Galungan dan Kuningan di Wassenaar Belanda)

Ida Bagus berpesan kepada umat Hindu di Solo agar mengedepankan kebersamaan dan kearifan lokal di tengah kemajemukan sehingga dapat bersatu dan hidup berdampingan dengan seluruh warga.

"Tentu kita sebagai umat Hindu mengedepankan kebersamaan menjaga kearifan lokal sehingga kedepannya umat Hindu tetap menjunjung kebersamaan antar sesama umat beragama," katanya.

Berikut sejumlah foto perayaan Galungan dan Kuningan di Solo:

Umat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam.KOMPAS.com/Labib Zmani Umat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam.

 

Umat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam.KOMPAS.com/Labib Zamani Umat Hindu Dharma di Solo merayakan hari Suci Galungan dan Kuningan di Pura Indra Prastha Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (1/11/2017) malam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X