Simpan Sabu dalam Anus, Siswi SMK Ditangkap di Bandara Haluoleo Kendari

Kompas.com - 31/10/2017, 20:19 WIB
Kepala BNNP Sultra  Brigjen Pol Bambang Priambdha baju kemeja putih menunjukkan 2 paket sabu yang dibawa siswi SMKN Gowa, Sulsel. KOMPAS.com/KIKI ANDI PATIKepala BNNP Sultra Brigjen Pol Bambang Priambdha baju kemeja putih menunjukkan 2 paket sabu yang dibawa siswi SMKN Gowa, Sulsel.
|
EditorReni Susanti

KENDARI, KOMPAS.com – VR (18) siswi kelas III SMKN 1 Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap petugas Badan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Bandara Haluoleo, Selasa (31/10/2017).

Gadis belia yang diduga terlibat jaringan internasional itu, diciduk petugas saat tiba di Bandara Haluoleo Kendari dengan menumpang pesawat Lion Air. Ia ditangkap karena menyembunyikan sabu seberat 104,80 gram dalam anusnya.

Berdasarkan pengakuan VR, sabu itu diambil dari Malaysia. Rencananya, sabu akan diedarkan di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya Kendari.

"Hasil penggeledahan kami menemukan dua paket sabu yang disimpan pada bagian anus. Paket pertama seberat 52,36 gram bruto, paket 2 seberat 52,44 gram bruto sehingga jumlah total keselurahan menjadi 104,80 gram bruto," ungkap Kepala BNNP Sultra, Brigjen pol Bambang Priambadha.

(Baca juga : Buwas: 72 Jaringan Narkotika Sisihkan Keuntungannya untuk Regenerasi)

Bambang mengatakan, VR terlibat dalam jaringan peredaran narkoba antar negara. VR diketahui lahir di Malaysia 7 Juli 1999 dan kini tinggal di Kelurahan Topo, Kecamatan Tellu Lempoe, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

"Kita masih menyelidiki apakah ada kaitannya dengan beberapa kasus yang terjadi belakangan ini," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi sabu.SHUTTERSTOCK Ilustrasi sabu.
Kendati masih berstatus pelajar, jam terbang VR dalam menyelundupkan narkoba termasuk tinggi. Sebelumnya VR sudah dua kali ke Tawao Malaysia dan menyelundupkan sabu ke Indonesia dengan modus yang sama.

"Kita bekerjasama dengan pihak bandara dan lanud. Kita memang sudah menunggu, dan saat VR tiba, kita langsung menggeledah dan kita dapatkan barang bukti yang disembunyikan di dalam anus," jelas Bambang.

(Baca juga : Buwas: Indonesia Diserang Narkoba Asal China dan Belanda)

Tersangka mengaku baru pertama kali berkunjung di Kota Kendari. Saat ini penyidik BNNP masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, terutama mencari tahu pemesannya yang disinyalir berada di dalam Kota Kendari.

Akibat perbuatannya, VR dijerat pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 undang undang RI tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X