Memberikan wawasan, menumbuhkan harapan, tanpa gangguan iklan.
Berani coba? Dapatkan Gratis

Wisata Unik di Lembata, Setiap Hari Lihat Letusan Gunung dan Tsunami

Kompas.com - 30/10/2017, 07:47 WIB
Sigiranus Marutho Bere

Penulis

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki satu tempat wisata unik, yakni di Gunung Api Batutara.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday mengatakan, gunung berapi ini berada di Pulau Komba, sebuah pulau yang sekaligus gunung.

Gunung tersebut, lanjutnya, terletak di Laut Flores sebelah utara Pulau Lembata.

"Keunikan Gunung Batutara adalah meletus setiap 20 menit, disertai lahar panas pijar membara dan membentuk bunga api yang indah disertai tsunami kecil tetapi tidak membahayakan dan dapat disaksikan dari jarak lebih kurang 20 meter," kata Thomas kepada Kompas.com, Minggu (29/10/2017) malam.

Menurut Thomas, aktivitas gunung ini berlangsung sepanjang hari tiada henti. Paling indah disaksikan pada malam hari, terutama di saat magrib dan subuh.

Jarak tempuh dengan kapal cepat dari Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata sekitar 90 menit.

Gunung Ile Batutara merupakan salah satu dari tiga gunung di dunia dengan keunikan yang sama. Selain di Lembata, gunung unik berada di Sisilia dan Atlantik.

Baca juga : Status Gunung Ile Lewotolok di Lembata Naik Menjadi Waspada

Pada tanggal 20 Oktober 2017, Gunung Ile Batutara dikunjungi oleh 35 wisatawan asing dari Amerika Latin.

"Kami mengajak semua wisatawan domestik untuk menjadi orang pertama yang mengunjungi dan menikmati keajaiban dan keunikan Ile Batutara, sebelum wisatawan mancanegara menikmatinya," sebutnya.

Anda tertarik untuk menikmati sensasi wisata gunung berapi? Silakan berkunjung ke Gunung Batutara.

Kompas TV Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan mengevaluasi status Gunung Agung dengan melihat kegempaan pada Kamis besok.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mendagri: Jadi Pertimbangan, Pj Kepala Daerah yang Raih Penghargaan dari KompasTV Otomatis Diperpanjang

Mendagri: Jadi Pertimbangan, Pj Kepala Daerah yang Raih Penghargaan dari KompasTV Otomatis Diperpanjang

Regional
Selisik Kebijakan 'Ibu Asuh' Dedi Mulyadi

Selisik Kebijakan "Ibu Asuh" Dedi Mulyadi

Regional
Doakan Paskibra Garuda 11 Jadi Polisi, Mas Dhito: Syukur-syukur Bisa Jadi Kapolres Kediri

Doakan Paskibra Garuda 11 Jadi Polisi, Mas Dhito: Syukur-syukur Bisa Jadi Kapolres Kediri

Regional
Brigadir Putri Sirty Cikita dan Cara Komunikasi Polisi ke Masyarakat

Brigadir Putri Sirty Cikita dan Cara Komunikasi Polisi ke Masyarakat

Regional
Airin: Saya Pun Masih Berharap B1-KWK Partai Golkar Diberikan kepada Saya...

Airin: Saya Pun Masih Berharap B1-KWK Partai Golkar Diberikan kepada Saya...

Regional
Suara Guru di Pulau Terluar: Lebih Baik Pendidikan Gratis daripada Makan Gratis

Suara Guru di Pulau Terluar: Lebih Baik Pendidikan Gratis daripada Makan Gratis

Regional
Warga Serasan Sempat Nikmati Harga Cengkih yang Tinggi, tapi Anjlok Beberapa Hari Setelahnya

Warga Serasan Sempat Nikmati Harga Cengkih yang Tinggi, tapi Anjlok Beberapa Hari Setelahnya

Regional
Anak-anak di Pulau Serasan Sering Tak Bisa Sekolah Karena BBM Langka

Anak-anak di Pulau Serasan Sering Tak Bisa Sekolah Karena BBM Langka

Regional
Panen 'Harta Karun' 400 Ton Bernama Cengkih di Pulau Serasan...

Panen "Harta Karun" 400 Ton Bernama Cengkih di Pulau Serasan...

Regional
Perbaikan Jalan Jadi Tantangan Pertumbuhan Ekonomi di PLBN Motamasin

Perbaikan Jalan Jadi Tantangan Pertumbuhan Ekonomi di PLBN Motamasin

Regional
'Diadang' Jalan Rusak dan Nyaris Putus Menuju PLBN Motamasin...

"Diadang" Jalan Rusak dan Nyaris Putus Menuju PLBN Motamasin...

Regional
Curhat Warga Beranda Negeri Mengakses Puskesmas: Jaraknya Jauh, Jalan Rusak Pula

Curhat Warga Beranda Negeri Mengakses Puskesmas: Jaraknya Jauh, Jalan Rusak Pula

Regional
Warga Perbatasan dengan Timor Leste Gelar Pawai Obor Sambut HUT Kemerdekaan Indonesia

Warga Perbatasan dengan Timor Leste Gelar Pawai Obor Sambut HUT Kemerdekaan Indonesia

Regional
Sepenggal Budaya Timor Saat Senja di Pantai Kelapa Lima...

Sepenggal Budaya Timor Saat Senja di Pantai Kelapa Lima...

Regional
'Bedol Desa' dan Revisi UU Desa

"Bedol Desa" dan Revisi UU Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Selamat, Kamu Pembaca Terpilih!
Nikmati gratis akses Kompas.com+ selama 3 hari.

Mengapa bergabung dengan membership Kompas.com+?

  • Baca semua berita tanpa iklan
  • Baca artikel tanpa pindah halaman
  • Akses lebih cepat
  • Akses membership dari berbagai platform
Pilihan Tepat!
Kami siap antarkan berita premium, teraktual tanpa iklan.
Masuk untuk aktivasi
atau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau