Pengabdian Sang Dokter Muda untuk Anak Penderita Kanker di Aceh

Kompas.com - 28/10/2017, 10:25 WIB
Silvira Nazzai sedang menghibur seorang anak pasien penderita kanker  di rumah singgah Children Cancer Care Community Aceh (C-FOUR) di Banda Aceh, Sabtu (28/10/17). DOK. SILVIRA NAZZAISilvira Nazzai sedang menghibur seorang anak pasien penderita kanker di rumah singgah Children Cancer Care Community Aceh (C-FOUR) di Banda Aceh, Sabtu (28/10/17).
|
EditorSabrina Asril

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Walau aktivitas belajarnya di Fakultas Kedokteran, Univesrtas Abulyatama Banda Aceh terbilang sangat padat, Silvira Nazzai (20) tetap menyisihkan waktu luangnya berbagi dengan anak penderita kanker yang berada di rumah singgah Children Cancer Care Community Aceh (C-FOUR).

Gadis cantik asal Matang Geulumpang Dua, Kabupaten Bireun, Aceh itu aktif dalam komunitas pendampingan anak kanker di Aceh.

“Saya sudah setahun bergabung dengan C-FOUR, yaitu komunitas pendamping anak penderita kanker yang didirikan oleh ibu Ratna Eliza, saya kasian dengan anak penderita kanker, karena mereka sangat butuh perhatian dari semua orang sama seperti anak normal lainnya, jadi kalau bukan kita yang masih muda ini peduli siapa lagi,” kata Silvira Nazzai, mahasiswi semester tujuh itu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/10/17).

(Baca: Takut Terkena Kanker? Mulailah Lawan Kegemukan)

Vira, yang akrab disapa dokter muda oleh teman-temannya di C-FOUR itu mengaku sudah sejak dari bangku SMA senang melakukan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang lain yang ada disekelilinya.

Oleh karena itu, saat ia menjadi mahasiswa kedokteran yang terbilang padat, tetap menyempatkan diri untuk mengabdi kepada anak penderita kanker di Aceh.

“Saya tidak ingin seperti mahasiswa kedokteran lain yang umumnya dipandang orang tidak peka terhadap kegiatan sosial. Saya ingin melatih diri supaya menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, karena untuk menjadi seorang dokter itu menurut saya harus peka untuk semua kondisi sosial,” kata Vira.

Silvira Nazzai saat berada di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyata di Banda Aceh, Sabtu (28/10/2017).DOK. SILVIRA NAZZAI Silvira Nazzai saat berada di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyata di Banda Aceh, Sabtu (28/10/2017).
Dokter muda ini mengaku termotivasi untuk bergabung dengan C-FOUR karena mengetahui kanker merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun tetap perlu upaya pengobatan untuk penghambat agar kondisinya tidak terus terpuruk.

“Alasan itu juga yang semakin tergerak hati saya untuk terus peduli terhadap anak penderita kanker, saya ingin membuat mereka saat melawan penyakit kanker tetap semangat. Selama aktif di C-FOUR saya sering sedih, karena ada beberapa anak pasien yang kami rawat telah dipanggil Sang Ilahi Rabbi, kadang sulit untuk mengikhlaskan kepergian mereka,” tuturnya.

Menjadi satu-satunya relawan mahasiswi kedokteran di C-FOUR, Vira dipercaya melakukan analisa setiap penyakit yang dirasakan pasien, mendampangi pasien saat mengeluh kesakitannya, hingga ganti perban atau antiseptik.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X