Ridwan Kamil Ingin Bandung Jadi Kiblat Kota Bahagia

Kompas.com - 27/10/2017, 21:58 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat bertemu dengan Duta Besar Perancis Jean-Charles Berthonnet di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Jumat (20/10/2017). Dokumentasi Humas Pemkot BandungWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat bertemu dengan Duta Besar Perancis Jean-Charles Berthonnet di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Jumat (20/10/2017).
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bertekad menjadikan Kota Bandung sebagai kiblat kota bahagia.

Berbagai pembangunan infrastruktur yang dibangun selama empat tahun kepemimpinannya ditujukan untuk membahagiakan warganya.

Demikian disampaikan Emil saat menjawab pertanyaan Arman, mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang di sela kuliah umum, Jumat (27/10/2017). Arman sebelumnya bertanya tentang arah pembangunan Kota Bandung selama Emil menjabat.

"Saya ingin Bandung jadi percontohan kota bahagia. Karena 87 persen warga Bandung ini bahagia," ujar Emil.


Pilihan sebagai kota bahagai penting karena kota modern atau kota hijau telah melekat di kota lain. Kota modern misalnya pasti identik dengan Jakarta, begitu dengan Kota Hijau identik dengan Bali.

Bandung pun akan difokuskan menjadi kiblat kota bahagia. Agar target direalisasi, sejumlah program dirancang mulai dari penyediaan mobile counselling yang berisi para psikolog.

"Orang kota itu banyak yang stres, makanya kami siapkan mobile counselling. Kalau stres, cari mobil ini di taman kota, ada psikiater, semua boleh dilimpahkan masalahnya," ucapnya.

Penyediaan psikolog dinilai penting untuk menekan angka bunuh diri. Di kota besar karena banyaknya masalah, kecenderungan mengakhiri hidup menjadi tinggi.

Ia lalu merujuk pada dua kota besar di dunia, yaitu Singapura dan Seoul. Di Seoul, tingkat orang yang mengakhiri hidup tertinggi kedua di dunia.

"Saya sediakan psikolog agar tidak bunuh diri, saya ini serius," ucap bakal calon Gubernur Jabar ini.

Baca juga : Ridwan Kamil: Saya Tetap Bantu Bandung, tapi dari Gubernur

Selain layanan konsultasi keliling, Emil juga menyediakan 1.500 dokter dan perawat untuk merawat pasien di rumah. Para dokter langsung ke rumah pasien untuk memberikan penanganan lebih lanjut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X