Sebulan Jadi TKW di Malaysia, Titik Tewas Kecelakaan

Kompas.com - 26/10/2017, 19:40 WIB
Ilustrasi kecelakaan. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan.
|
EditorErlangga Djumena

MADIUN, KOMPAS.com - Titik Katiningsih, seorang tenaga kerja wanita asal Krunggahan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun dilaporkan tewas dalam insiden kecelakaan maut di Malaysia. Bersama enam TKW lainnya, Titik tewas setelah bus yang ditumpanginya ditabrak bus lainnya saat berangkat kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Madiun, Wijanto Djoko yang dikonfirmasi Kompas.com, Kamis ( 26 / 10 / 2017) membenarkan salah satu TKW asal Madiun itu tewas saat menumpang bus yang mengantarnya ke pabrik di Lebuh Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia, Selasa (24/10/2017) pagi.

"Almarhumah Titik baru berangkat satu bulan bekerja di Malaysia. Dia berangkat September 2017. Saat ini jenazahnya dalam proses pemulangan ke kampung halamannya," ujar Wijanto.

Wijanto mengatakan, informasinya jenazah Titik akan tiba di Madiun, Jumat (27/10/2017) pagi. Keluargapun sudah mempersiapkan upacara pemakaman begitu jenazah tiba.

Baca juga : KJRI Penang Tangani Evakuasi 7 WNI Korban Kecelakaan Bus

Dia mengatakan, Titik berangkat secara legal bekerja di Malaysia. Hanya saja, ia berangkat melalui Yogyakarta. Pasalnya perusahaan yang memberangkatkan cabangnya di Yogyakarta.

"Dari kartunya, Titik berangkat lewat Yogyakarta. Kalau perusahaannya pusatnya di Medan dan memiliki cabang di Yogyakarta, " ujar Wijanto.

Wijanto menambahkan biasanya TKW yang bekerja di luar negeri memiliki asuransi. Dengan demikian, keluarganya berhak mendapatkan dana asuransinya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X