Batik Air Alami Turbulensi, Satu Penumpang dan Awak Alami Patah Tulang

Kompas.com - 25/10/2017, 15:29 WIB
Pesawat  Batik Air KOMPAS.com / APRILLIA IKAPesawat Batik Air
|
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Insiden clear air turbulence (CAT) yang dialami pesawat Batik Air ID 6890 Cengkareng-Kualanamu terjadi saat pesawat terbang di wilayah udara Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Selasa (24/10/2017).

"Pesawat mengalami goncangan cukup kuat karena cuaca yang tidak berawan. Pesawat ini diterbangkan Capten Rizky Nusa, pilot senior. Pesawat mendarat dengan baik di Kualanamu pukul 17.20 WIB," kata Rama, Public Relation Lion Air Group, kepada Kompas.com, Rabu (25/10/2017).

Saat mendarat, barulah diketahui ada seorang penumpang dan satu awak kabin yang mengalami cedera. Mereka adalah Hoen Tjeng Ke dan Sasi Yuni Triastuti. Keduanya langsung dibawa ke klinik kesehatan bandara.

Berdasarkan pemeriksaan dokter bandara, Hoen Tjeng Ke mengalami patah tulang belakang dan awak kabin Sasi Yuni Triastuti mengalami patah kaki.

"Keduanya langsung dirujuk ke RS Grand Medistra untuk perawatan lanjutan. Kami akan bertanggung jawab 100 persen, sampai sembuh. Ini bentuk jaminan dan pelayanan kami menjaga keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penumpang kami," kata Rama.

(Baca juga: Baca juga : Alami Turbulensi, Penumpang Batik Air Cedera dan Shock)

Rama mengatakan, sepanjang Januari hingga Oktober 2017, baru satu kali ini turbulensi jenis ini terjadi. Dia lalu menjelaskan, CAT adalah jenis goncangan yang kejadiannya tidak terkait dengan kehadiran awan.

"Pesawat biasanya mengalami guncangan saat melintas di daerah berawan dan jarang mengalami guncangan pada saat terbang di cuaca tidak berawan. Beda dengan CAT, pesawat justru mengalami goncangan pada ruang udara yang tidak berawan dan tanda-tanda untuk kejadian seperti ini belum dapat dideteksi oleh instrument pesawat," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, pesawat jenis Boeing 737-800 NG berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta jam 15.00 WIB menuju Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

Pesawat mengangkut 114 penumpang dan tujuh awak pesawat. Meski pesawat mengalami CAT di ketinggian 20.000 kaki, pesawat berhasil mendarat mulus.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X