Trauma, Korban Pemerkosaan di Luwu Mendapat Pendampingan

Kompas.com - 25/10/2017, 06:29 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi
|
EditorReni Susanti

LUWU, KOMPAS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan memberikan pendampingan kepada korban pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan 21 orang, ZN (13 tahun).  

"Kondisi korban ZN saat ini mengalami trauma berat," ujar Nursamsi, Kepala Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Luwu, di rumah Korban, Selasa (24/10/2017). 

"Selain itu, korban sebelumnya mengalami gangguan kejiwaan yang bukan akibat tindakan pelecehan seksual melainkan penyakit bawaan semasa kecil. Korban harus terus dipantau perkembangan kejiwaannya dan penegakan hukum harus dilakukan," tambahnya. 

Korban, sambung Nursamsi, sangat perlu pendampingan karena ada gangguan psikologis dan keterbelakangan mental. Setelah dilakukan tes, korban tidak tahu membaca, tapi bisa mengingat kejadian yang sudah terjadi.

"Dia hapal betul siapa yang melakukan, bahkan bisa menyebutkan sejumlah nama pelaku,” ucapnya.

(Baca juga : Kronologi Pemerkosaan Siswi SMP oleh 21 Orang di Luwu)

Hingga saat ini polisi masih mengejar tujuh pelaku. Sedangkan 14 pelaku lainnya sudah diringkus di Mapolres Luwu. Dari 14 tersangka, 7 di antaranya adalah laki laki dewasa sementara 7 lainnya masih di bawah umur.

Akibat perbuatannya, para tersangka terancam dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Berlebaran Lewat 'Video Call', Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Berlebaran Lewat "Video Call", Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X