Kepala Dinas LH Batam Ditangkap Usai Terima Uang Rp 25 Juta

Kompas.com - 24/10/2017, 15:42 WIB
Sejumlah Barang Bukti dari hasil OTT Tim Saber Pungli Polda Kepri kemarin di Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam KOMPAS.COM/ HADI MAULANASejumlah Barang Bukti dari hasil OTT Tim Saber Pungli Polda Kepri kemarin di Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
|
EditorErlangga Djumena

BATAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam, berinisial DP (56) terjaring
operasi tangkap tangan (OTT) usai menerima uang dari AM (58), Direktur PT Telaga Biru Semesta, selaku pemenang lelang atas pekerjaan Tank Cleaning dengan nilai kontrak senilai Rp 4 miliar.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, kejadian berawal saat AM inginmelakukan pengurusan dokumen di kantor DLH Kota Batam.

Sesuai dengan komunikasi antara AM dan DP melalui telepon seluler (ponsel), mereka sepakat melakukan pertemuan di rumah DP.

Dan begitu mendapatkan informasi, Tim Saber Pungli Polda Kepri langsung menindaklanjuti informasi tersebut. "Saat itulah tim berhasil menangkap tangan keduanya usai melakukan transaksi," kata Sam, saat memberikan keterangan persnya di Mapolda Kepri, Selasa (24/10/2017).

Baca juga: OTT Kepala Dinas di Batam, 5 Ruangan Dipasangi Garis Polisi

Dan dari tangan keduanya, Tim mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang tunai yang berada dalam beberapa amplop putih dengan total nilai Rp 35 juta, ponsel Samsung S8, ponsel Samsung Note 5, dan tas dompet kulit.

"Uang senilai Rp 25 juta yang dikemas dalam amplop putih atas pemberian AM dan dua
amplop dari tangan AM yang masing-masing berisikan uang senilai Rp 5 juta rupiah,"
kata Sam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sam mengatakan, DP dijerat dengan Pasal 5 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kemudian Pasal 12 A Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal
12 B Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dan Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"DP dipidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan atau
pidana denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta,"  kata Sam.

Sementara AM, dijerat Pasal 5 Ayat (1) Huruf A Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011
Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dan Pasal 5 Ayat (1) Huruf B Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2011
Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.