Dugaan Korupsi Kapal Patroli, Kejari Nunukan Sita 2 Kardus Dokumen

Kompas.com - 24/10/2017, 14:33 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mengamankan 2 kardus dokumen dugaan korupsi rehabilitasi kapal patroli pada tahun 2013 lalu Selaswa (24/10).Kejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan menetapkan mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan SA menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi rehabilitasi kapal patrol tersebut. KOMPAS.com/SUKOCOKejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mengamankan 2 kardus dokumen dugaan korupsi rehabilitasi kapal patroli pada tahun 2013 lalu Selaswa (24/10).Kejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan menetapkan mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan SA menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi rehabilitasi kapal patrol tersebut.
|
EditorErlangga Djumena

NUNUKAN,KOMPAS.com – Kejaksaan Negeri Nunukan Kalimantan Utara menyita 2 kardus dokumen terkait dugaan korupsi rehabilitasi kapal patroli pada tahun 2013 lalu dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan Rusli Usman mengatakan, pihaknya mengamankan sejumlah dokumen terkait kontrak kegiatan rehabilitasi kapal patroli type KNP 360 milik KSOP Nunukan. "Kami menyita barang barang yang terkait dengan dugaan (korupsi) kapal patroli itu," ujarnya Selasa (24/10/2017).

Aparat Kejari yang melakukan pemeriksaan sejak Selasa pagi keluar dari Kantor KSOP sekitar pukul 12:00 Wita.

Rusli menyebutkan, dokumen yang disita oleh pihak Kejaksaan Negeri Nunukan terkait dugaan Korupsi Kapal Patroli milik KSOP di antaranya,  dokumen SK para pejabat, dokumen BAP pemeriksaan barang, serta dokumen kontrak kegiatan rehabilitasi kapal patroli tipe KNP 360 milik KSOP Nunukan.


Baca juga : Dugaan Korupsi Kapal Patroli, Kejari Nunukan Geledah Kantor KSOP

Saat ini Kejaksaan Negeri Nunukan telah menetapkan mantan Kepala KSOP Nunukan SA terkait dugaan korupsi kapal patroli tersebut. "Sampai saat ini tersangka masih satu," ucapnya.


Sebelumnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan menetapkan mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi rehabilitasi kapal patroli pada tahun 2013 setelah diperiksa pada Senin (11/09/2017) lalu.

Mantan Kepala Kantor KSOP Nunukan NA sebelum ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kejaksaan Negeri Nunukan menemukan adanya kejanggalan dalam proses lelang dalam kegiatan tersebut. Anggaran dalam  perbaikan kapal patroli tipe KNP 360 sebagai kapal patroli laut sebesar Rp 620 juta telah dicairkan semuanya, namun hingga saat ini kapal tersebut masih mangkrak di sebuah galangan kapal Kariango di Balikpapan.

Saat ini Kejaksaan Negeri Nunukan telah memeriksa 7 orang yang diduga mengetahui proses lelang perbaikan kapal patroli tipe KNP 360 milik KSOP Nunukan.

Kapal patroli ini mengalami kerusakan  dikarenakan menabrak sebuah gusung saat mengangkut rombongan DPR RI  yang melakukan kegiatan kunjungan kerja ke Nunukan pada tahun 2013 lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Regional
Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Regional
Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Regional
Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Regional
Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Regional
Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Regional
Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Regional
Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Regional
Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Regional
Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Regional
Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Regional
Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Regional
Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X