Raih Celana Jatuh ke Laut, Petani Rumput Laut Tenggelam

Kompas.com - 23/10/2017, 07:53 WIB
Tim SAR dari Basarnas Kabupaten Nunukan dalam upaya pencarian korban tenggelam di Perairan Lancang Nunukan. Andi Aslam (20) petani rumput laut warga Liang Bunyu Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan dilaporkan tenggelam setelah berusaha mengambil celananya yang jatuh ke laut dan hanyut Minggu (22/10/2017). Dok Basarnas Kabupaten NunukanTim SAR dari Basarnas Kabupaten Nunukan dalam upaya pencarian korban tenggelam di Perairan Lancang Nunukan. Andi Aslam (20) petani rumput laut warga Liang Bunyu Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan dilaporkan tenggelam setelah berusaha mengambil celananya yang jatuh ke laut dan hanyut Minggu (22/10/2017).
|
EditorReni Susanti

NUNUKAN,KOMPAS.com – Berusaha meraih celana yang jatuh ke laut saat memeriksa rumput laut, Andi Aslam (20) petani rumput laut warga Liang Bunyu, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dilaporkan tenggelam.

“Kejadiaannya hari Minggu sekitar pukul 17:00 Wita di Perairan Lancang. Korban tidak bisa berenang saat berusaha mengambil celana yang jatuh ke laut,” ujar Kasie Operasi Basarnas Kalimantan Timur–Kalimantan Octavianto, Minggu malam (22/10/2017).

Mengetahui rekan seperahunya jatuh, Ardi yang menemani Andi Aslam memeriksa rumput laut, berusaha memberikan pertolongan. Namun karena air laut yang sedang tinggi dan berarus deras membuat korban terseret arus dan tenggelam.

“Saat kejadian situasi perairan Lancang sedang berarus deras dan air tinggi sehingga korban tenggelam menurut teman korban,” imbuh Octavianto.

(Baca juga : Kapal Nelayan Tenggelam di Pulau Komodo, 6 Nelayan Hilang)

Tim SAR Basarnas Nunukan yang menerima laporan langsung menurunkan tim SAR guna mencari keberadaan korban. Namun hingga Minggu malam nasib korban belum diketahui.

“Kita menerima info pukul 18:30 Wita. Tim SAR dibantu warga langsung melakukan upaya SAR,” ucap Octavianto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X