Kompas.com - 19/10/2017, 16:41 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, saat ini Indonesia diserang narkoba jenis sabu dan pil ekstasi asal China dan Belanda. Narkoba tersebut masuk dengan jumlah yang tidak sedikit dan beredar luas di masyarakat.

"Ini sabu dari China, ekstasi dari Amsterdam, Belanda. Sabu ada 191 kilogram, ganja 520 kilogram dari Aceh dan ekstasi 43.450 butir. Kita musnahkan semua," kata Buwas yang datang ke Medan dalam rangka pemusnahan barang bukti narkoba, Kamis (19/10/2017).

Menurut Buwas, semua barang bukti yang dimusnahkan adalah pengungkapan operasi gabungan di wilayah Sumatera Utara. Aneka barang bukti tersebut diimpor ke Indonesia melalui jalur laut dan darat serta jasa pengiriman secara ilegal.

Saat ini, produksi ganja terbesar dari Aceh, namun sudah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia lainnya termasuk Papua, Sumatera Utara, Sulawesi, Jakarta dan Bogor.

"Kita semua peduli terhadap permasalahan narkotika karena mengancam generasi bangsa. Tempat hiburan menjadi lokasi strategis peredaran narkoba di Indonesia. Untuk itu, peran pemerintah daerah bekerja sama dengan BNN memberantasnya," ucap Buwas.

Kalau komitmen pemberantasan dan perang terhadap narkoba tidak dilaksanakan pemerintah daerah, aparatur negara di daerah dan masyarakat, maka narkoba akan berkembang bebas. Penyalahgunaannya semakin masif.

Baca juga: Buwas: Bandar Narkoba yang Mati Masih Kurang Banyak

Dia lalu melantik satuan tugas pemberantasan pencegahan dan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Utara. Satgas ini melibatkan wali kota Medan, Binjai, Tebingtinggi, Tanjungbalai, bupati Karo dan Tapanuli Selatan.

"Seluruh kepala daerah ini berkomitmen dan siap membantu BNN melakukan pencegahan, sosialiasi hingga penindakan narkoba di wilayahnya," tegas Buwas.

Baca juga: Wanita Ini Tepergok Sembunyikan Pil Narkoba di Dalam Vagina

Kompas TV Direktorat reserse narkoba Polda Kalbar menangkap 3 orang tersangka pengedar narkoba satu orang diantaranya adalah mantan anggota polisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.