Kapal Nelayan Tenggelam di Pulau Komodo, 6 Nelayan Hilang

Kompas.com - 19/10/2017, 05:38 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Sebuah kapal motor berpenumpang enam orang, tenggelam di perairan Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/10/2017).

Kepala Kantor SAR Kupang Nyoman Sidakarya mengatakan, kapal tersebut tenggelam diperkirakan pada koordinat 08°46'17.34"S 119°25'26.04"E.

"Kapal itu tenggelam tadi siang dan kami baru mendapatkan informasi sekitar pukul 16.30 Wita, sehingga kita menurunkan tim untuk melakukan pencarian," ujar Nyoman kepada Kompas.com, Rabu malam.

Menurut Nyoman, enam nelayan itu berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sedang berlayar dari daerah mereka menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

(Baca juga: Hilang 5 Hari, Penumpang Kapal Tenggelam di Alor Ditemukan Tewas)

"Saat mereka berlayar itulah, kemungkinan kapal mereka dihantam gelombang tinggi sekitar dua meter sehingga tenggelam. Pemilik kapal itu adalah H Amir. Ia sekaligus sebagai nahkoda" ujarnya.

Setelah mendapat informasi, tim penyelamat dari SAR langsung melaksanakan pencarian, hingga pukul 19.00 Wita, namun hasilnya masih nihil.

"Operasi SAR rencananya akan dilanjutkan besok pagi mulai pukul 6.00 Wita,"tutupnya.

Kompas TV Diduga terkena terjangan ombak akibat cuaca buruk, sebuah kapal cepat Fiber dengan kecepatan tinggi, tenggelam di Perairan Pulau Tekong, Batam, Kepulauan Riau.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X