Kompas.com - 18/10/2017, 17:43 WIB
Ilustrasi Facebook The telegraphIlustrasi Facebook
|
EditorFarid Assifa

PONOROGO, KOMPAS.com - Gara-gara tergiur lowongan pekerjaan yang ditawarkan lewat media sosial Facebook, empat warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tertipu hingga puluhan juta rupiah.

"Laporan sementara ada empat warga yang tertipu tawaran lowongan pekerjaan via media sosial. Mereka ditawarkan pekerjaan di koperasi oleh tersangka Eko Sumarno, 30, warga Dukuh Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Rabu (18/10/2017).

Tersangka Eko ditangkap setelah dua korban bernama Dika Pipit Novita dan Devila Rosa melaporkan ke polisi. Dika dan Rosa melapor lantaran merasa tertipu dengan janji Eko yang akan memberikan pekerjaan.

Untuk mendapatkan pekerjaan sebagai pegawai koperasi, Rosa sudah menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta kepada Eko.

Tak hanya itu, tiga korban lainnya, Dika Pipit Novita, Doni Irawan, dan Agung Suryanto juga sudah menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat menjadi karyawan di koperasi yang ditawarkan pelaku. Meski telah membayar sejumlah uang, namun korban tak kunjung dipanggil untuk bekerja.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti yang disita dari tangan pelaku berupa selembar kuitansi penyerahan uang tunai Rp 5 juta dari Devila Rosa yang diminta pelaku untuk jaminan masuk kerja, sebuah ID card KSP Primkoferi atas nama Devila Rosa, empat lembar surat perjanjian kerja, dan satu bendel dokumen persyaratan pelamar pekerjaan. 

Untuk kepentingan penyidikan, tersangka Eko ditahan di Mapolres Ponorogo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Intan Menjual Bayinya via Facebook Rp 11 Juta untuk Ongkos Cari Kerja

Sementara itu, korban penipuan, Dika Pipit Novita kepada polisi menyatakan mengetahui lowongan pekerjaan itu dari Facebook. Karena tertarik, Dika menghubungi tersangka dan melamar kerja di bagian administrasi.

Sebagai awal pendaftaran, Dika diminta uang pendaftaran Rp 100.000. Selanjutnya, Dika diminta mendaftar BPJS Ketenagakerjaan tanpa mengisi formulir dan diminta menyetorkan uang senilai Rp 5 juta. Uang Rp 5 juta itu diminta tersangka sebagai jaminan agar ia tidak ditempatkan bekerja di luar Ponorogo.

Kompas TV Aksinya pun terbongkar, karena ibu kandung pelaku curiga melihat anaknya pulang usai melahirkan tanpa membawa serta bayinya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.