Dukun Palsu Pengganda Uang Tipu Korbannya Rp 2,8 Miliar

Kompas.com - 18/10/2017, 17:31 WIB
Kapolres Cilacap, Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto memperlihatkan jenglot dan uang mainan yang digunakan dukun palsu untuk menipu korbannya, Rabu (18/10/2017). Dok Humas Polres CilacapKapolres Cilacap, Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto memperlihatkan jenglot dan uang mainan yang digunakan dukun palsu untuk menipu korbannya, Rabu (18/10/2017).
|
EditorReni Susanti

CILACAP, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilacap menangkap Sugiyono (50), warga Desa Karangsentul, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah.

Pria paruh baya tersebut diduga melakukan penipuan dengan kedok menjadi dukun palsu pengganda uang.

Kapolres Cilacap, Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto mengatakan, polisi menangkap Sugiyono berdasarkan laporan dari salah satu korbannya berinisial YP, warga Bale Endah, Bandung, Jawa Barat.

Korban melapor kepada polisi karena ditipu Sugiyono yang saat itu menjanjikan dapat melipat gandakan uangnya.

“Modus yang digunakan pelaku adalah menjanjikan untuk menggandakan uang korban dengan menggunakan ritual-ritual tertentu,” katanya, Rabu (18/10/2017).

(Baca juga: Mengaku Bisa Tarik Harta Karun, Dukun Palsu Tipu Korbannya Rp 162 Juta)

Pada mulanya, korban menyetorkan uang sebesar Rp 150 juta dengan harapan dapat digandakan menjadi Rp 1,8 miliar. Pelaku dengan kata-kata manis mencoba memengaruhi korban yang saat itu sedang mengalami masalah keuangan karena pasang surut bisnis.

“Korban diajak pelaku melakukan ritual untuk menarik uang karomah dengan jalan menyembelih kambing dan merapal mantra. Agar semakin meyakinkan, pelaku mengajak korban ke kamar dan memperlihatkan tumpukan uang mainan pecahan Rp 100.000 dari dalam peti,” ujarnya.

Merasa yakin dengan kesaktian sang dukun, korban kemudian menambah jumlah uang yang digandakan. Korban mentransfer Rp 2,8 miliar ke rekening pelaku.

“Setelah korban mentransfer uang tersebut, pelaku tak kunjung datang untuk mengantarkan uang karomah ke rumahnya, sehingga korban melaporkan kepada polisi,” ucapnya.

(Baca juga: Dijanjikan Uang sekarung, Anggota TNI Ditipu Dukun Palsu)

Pelaku ditangkap pada Senin (16/10/2017) di sebuah rumah kontrakan di Desa Pucung Kidul, Kecamatan Kroya, Cilacap. Dari kontarkan tersebut, polisi mendapati sebuah ruang atau kamar yang diduga menjadi tempat ritual.

Di dalam kamar itu ditemukan sebuah peti terbungkus kain warna putih dan uang mainan tertata di atas triplek kayu.

Petugas juga berhasil menyita 2 pucuk senjata jenis air soft gun, beberapa lembar rekening bank, serta beberapa peralatan ritual seperti jenglot dan minyak wangi.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP tentang Penipuan Penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelas Djoko. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Regional
Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X