Bupati Dedi Bangga IPM Purwakarta Salah Satu Tertinggi di Jawa Barat

Kompas.com - 17/10/2017, 14:35 WIB
 Bupati Purwakarta yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Rachel Heriani (11) bocah yang menderita luka bakar parah akibat tersiram minyak panas yang diketahui dilakukan oleh nenek tirinya, di RSHS Bandung, Jumat (13/10/2017). KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Bupati Purwakarta yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi Rachel Heriani (11) bocah yang menderita luka bakar parah akibat tersiram minyak panas yang diketahui dilakukan oleh nenek tirinya, di RSHS Bandung, Jumat (13/10/2017).
|
EditorFarid Assifa

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengaku merasa senang di akhir masa jabatannya karena persentase kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerahnya bisa mencapai 1,06 persen pada tahun 2016.

Bahkan, kenaikan IPM di atas 1 persen hanya terjadi di empat daerah dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, yakni Kabupaten Purwakarta, Sukabumi, Kota Banjar dan Bogor.

"Kalau dibandingkan dengan Kota Bandung masih jauh, yang hanya naik persentasenya 0,58 persen saja di tahun sama. Persentase kenaikan IPM Purwakarta lebih tinggi dibanding Kota Bandung," jelas Dedi kepada wartawan, Selasa (17/10/2017).

Dedi menambahkan, daerahnya dulu hanya kawasan terpencil yang tak dikenal oleh orang luar. Tentunya berbeda dengan Kota Bandung yang sudah terkenal sejak zaman penjajahan Belanda. Di Bandung sejak dulu sudah dikenal sebagai daerah ibu kota provinsi dan terdapat kampus-kampus terkenal di sana seperti ITB dan Unpad.

"Bandung sudah terkenal sejak dulu masa penjajahan dan sudah menjadi kota favorit sejak lama. Ya, wajar saja jumlah capain IPM-nya sudah angka 80-an. Kalau Purwakarta mah atuh cuma kampung-kampung. Di kampung mengenal jalan aspal juga baru beberapa puluh tahun terkahir," tambah dia.

Bahkan, dirinya menjabat, kata Dedi, masih ada empat kecamatan di wilayahnya yang terisolir dan susah mendapatkan akses jalan. Sampai pada akhir tahun 2016 kemarin baru bisa dibuka jalan baru dengan beton lebar 12 meter sepanjang 72 kilometer.

Baca juga: Melamar Kerja ke Perusahaan di Purwakarta Hanya 5 Menit dengan Aplikasi Sampurasun

Warga Purwakarta sejak dirinya menjabat pun tercatat sampai 70.000 penduduk tak memiliki listrik, dan di akhir masa jabatannya sekarang, seluruh warganya sudah teraliri listrik.

"Lihat saja di jumlah APBD Purwakarta hanya 1,9 triliun (rupiah). Kalau Bandung kan 7 triliun lebih. Purwakarta mah atuh kampung yang baru dikenal sekarang-sekarang. Ada yang dulu Situ Buleud bekas lokalisasi jadi Taman Air Mancur Sri Baduga sekarang. Terus ada lagi masjid atau Pusdai Cibungur sama bekas lokalisasi yang sekarang dibangun megah. Lihat saja hasilnya," ungkapnya.

Dirinya pun menilai perubahan Purwakarta merupakan hasil sinergitas antara pelayanan pemerintah daerah dengan masyarakatnya selama ini.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bantu Warga Miskin di Kota Bandung

Bahkan, kata Dedi, dalam masalah berkehidupan toleransi, yang mendapatkan penghargaan sebagai daerah paling toleran adalah salah satu wujud adanya perkembangan di Purwakarta.

"Ah, ada perkembangan segini juga sudah uyuhan. Jadi kalau saya disamakan dengan wali kota Bandung yang terkenal dan wakil gubernur Jabar yang aktris, alhamdulillah saja saya mah," ucap Dedi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Regional
Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Regional
Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Regional
Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Regional
'Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini, Niatnya Hanya Menolong'

"Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini, Niatnya Hanya Menolong"

Regional
Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Regional
Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Regional
Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Regional
Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Regional
Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X