"Jual" Gadis 15 Tahun ke Pria Hidung Belang, Pemilik Salon Ditangkap

Kompas.com - 17/10/2017, 14:00 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berawal dari tertangkap karena mencuri softlens di salah satu toko daerah Wirobrajan Kota Yogyakarta, seorang perempuan pemilik salon berinisial HR (32) terungkap mempekerjakan AK, seorang gadis berusia 15 tahun, untuk melayani pria hidung belang.

Perempuan warga Sleman ini mempekerjakan AK untuk melayani pria hidung belang di salonnya di Jalan Magelang, Mlati, Sleman.

Kasubid Penerangan Masyarakat Bagian Humas Polda DIY, Kompol Sri Sumarsih menjelaskan, awalnya korban berkenalan dengan anak tersangka HR. Korban lantas bercerita pergi dari rumah dan ingin mencari pekerjaan.

"Mendengar teman anaknya mencari pekerjaan, HR lalu menawari korban bekerja di salonnya," ujar Kompol Sri Sumarsih, Selasa (17/10/2017)

Sri Sumarsih mengungkapkan, setelah bekerja, tersangka HR yang merupakan pemilik salon mengajak korban AK ke daerah Wirobrajan, Kota Yogyakarta. HR mengajak masuk ke sebuah toko, lalu melakukan aksi pencurian.

"Mencuri Softlens dan ketahuan. Keduanya diamankan di Polsek Wirobrajan dan dilakukan pengembangan," ucapnya.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menyampaikan, dari hasil pengembangan terungkap bahwa HR tidak hanya mengajak melakukan pencurian, tetapi juga mempekerjakan AK.

"Awalnya memang korban diajak oleh anak tersangka HR ke salon. Oleh HR korban ditawari bekerja di salon, memijat dan creambath," urainya.

Baca juga: Menyamar Jadi PSK, Kapolsek Rochana Dapat Kenaikan Pangkat

Seiring berjalannya waktu, HR ternyata tidak hanya meminta AK untuk memijat dan creambath, tetapi juga melayani laki-laki hidung belang. Bila korban tidak mau menerima tamu, HR langsung memarahi.

"Tarifnya Rp 160.000. Dari tarif itu, tersangka HR memberi korban Rp 10.000," katanya.

Dari tangan tersangka HR, polisi mengamankan barang bukti antara lain berupa 45 buah kondom, 10 buah pelumas, 3 botol kosong anggur merah, 1 botol kosong anggur kolesom, 1 buah buku absen kapster dan 1 buah buku catatan keuangan salon.

"HR ini telah melakukan eksploitasi anak di bawah umur untuk mencari keuntungan pribadi. Korban juga telah melakukan visum dan hasilnya terdapat kerusakan pada alat vital," tandasnya.

Baca juga: Curi Kotak Amal di 11 Masjid untuk "Booking" PSK dan Foya-foya

Akibat perbuatanya, HR diancam pasal berlapis, yakni Pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ), Pasal 83 atau pasal 88 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya di atas 10 tahun," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Regional
Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Regional
Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Regional
Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Regional
686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

Regional
Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Regional
Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Regional
4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

Regional
Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Regional
Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Regional
2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Regional
Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X