Ridwan Kamil: Jangan Main-main dengan Anggaran, PNS Bandung Sudah Saya Sejahterakan

Kompas.com - 17/10/2017, 13:39 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui seusai peresmian Taman Lalu Lintas, Jumat (29/9/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui seusai peresmian Taman Lalu Lintas, Jumat (29/9/2017).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengingatkan kepada aparatur negara di Pemkot Bandung agar tak bermain dengan anggaran.

Hal itu dikatakan Ridwan seusai menerima uang kerugian negara akibat korupsi bantuan sosial ( bansos) senilai Rp 10 miliar dari Kejari Kota Bandung.

"Jangan main-main dengan anggaran. Uang rakyat harus kembali ke rakyat. Apalagi PNS Bandung sudah saya sejahterakan, pendapatannya sampai dua tiga kali lipat mulai tahun ini," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (17/10/2017).

Emil meminta agar para abdi negara harus senantiasa menjunjung tinggi profesionalitas, integritas dan jiwa melayani masyarakat.

"Sudah fokus aja melayani warga. Syarat jadi PNS kan cuma tiga, berintegritas, melayani sepenuh hati, dan profesional. Jadi kalau mau kaya jangan jadi PNS, dagang saja di Pasar Baru, pasti kaya," ujarnya.

Emil menjelaskan, bansos memang jadi area rawan korupsi. Untuk mencegah hal itu kembali terjadi, ia pun sudah membuat aplikasi bernama Sabilulungan yang berfungsi menjadi wadah pantau bagi semua pihak untuk menelusuri aliran dana bansos dari Pemkot Bandung.

"Kami sejak tahun 2014 sudah punya aplikasi Sabilulungan. Yaitu untuk bansos dan hibah. Maka pemohon hibah bansos bisa mengecek sudah sampai mana prosesnya, pemerintah kota juga bisa mengecek dinas-dinas terkait sudah sampai mana prosesnya, masyarakatnya juga bisa membuka websitenya atau memberitahu si pemohon alamatnya gak jelas, dan sebagainya," paparnya.

Baca juga: Kejaksaan Kembalikan Uang Korupsi Bansos Rp 10 Miliar ke Pemkot Bandung

Emil menambahkan, uang kerugian negara yang diserahkan Kejari Bandung nantinya akan dimasukan ke kas daerah. Dana itu akan dialokasikan setelah Pemkot Bandung melakukan pembahasan dengan DPRD.

"Serah terima ganti rugi kepada negara, uang itu akan masuk ke kas daerah, masuk ke pos namanya lain-lain PAD yang sah. Untuk jadi apa ya nanti masuk keranjang APBD harus dibahas oleh dewan," jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Regional
'Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya...'

"Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya..."

Regional
Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Regional
Orangtua TKI yang Terancam Hukuman Mati Berharap Bisa Bertemu Anaknya

Orangtua TKI yang Terancam Hukuman Mati Berharap Bisa Bertemu Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X