Transportasi "Online" Suatu Keniscayaan, Menhub Serukan Rekonsiliasi

Kompas.com - 16/10/2017, 11:03 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Bandara Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu (9/10/2017) Kompas.com/YOGA SUKMANAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Bandara Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu (9/10/2017)
|
EditorErlangga Djumena

AMBARAWA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyerukan rekonsiliasi antara angkutan konvensional dengan angkutan online. Budi Karya mengaku prihatin lantaran transportasi online hingga saat ini masih bermasalah, bahkan konflik makin meluas di sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut Budi, kehadiran transportasi online adalah sebuah keniscayaan di era teknologi ini. Akan tetapi Pemerintah tidak ingin kehadiran transportasi daring ini begitu cepat dan menghabiskan transportasi konvensional.

"Kita, akan buat aturannya. Oleh karenanya, online ini jangan jumawa, tetapi yang existing juga sabar. Pemerintah bisa mengatur keduanya, sehingga terjadi suatu kesetaraan," kata Budi Karya di Ambarawa, Minggu (15/10/2017) siang.

"Kita juga bisa hidup berdampingan kalau kita bicara dengan baik," tambah dia.


Baca juga: Di Banyuwangi, Ojek Online Bisa Antar Obat ke Rumah Pasien

Budi Karya mengataka,  akan segera membuat payung hukum yang mengatur keberadaan transportasi online dengan transportasi konvensional. Dalam waktu dekat, kedua belah pihak akan diundang membahasnya.

Pihaknya yakin masyarakat sangat dewasa menyikapi masalah ini dan memberikan dukungan kepada pemerintah.

"Kita bicara dan dalam hari-hari ini, kita akan mengundang tanggal 17 nanti, semua online dan konvensional di Jakarta untuk merembuk tentang bagaimana yang paling baik untuk membuat suatu payung hukum yang sama," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X