Saat Didi Kempot Jadi Moderator Diskusi Transportasi...

Kompas.com - 15/10/2017, 22:24 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono   dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyanyi di acara Dialog Nasional 4 Sukses Indonesiaku di Museum Ambarawa,   Kabupaten Semarang, Minggu (15/10/2017) pagi. kompas.com/ syahrul munirMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyanyi di acara Dialog Nasional 4 Sukses Indonesiaku di Museum Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (15/10/2017) pagi.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

AMBARAWA, KOMPAS.com - Apa jadinya jika musisi campursari, Didi Kempot, didaulat menjadi moderator sebuah dialog yang dihadiri dua menteri dan gubernur?

Ini yang terjadi saat digelar acara Dialog Nasional 4 "Sukses Indonesiaku" di Museum Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (15/10/2017) pagi.

Musisi Campursari Didi Kempot yang terkenal dengan lagu "Sewu Kutho" tampil sebagai moderator dalam acara ini. Sedangkan narasumbernya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Lagu Sewu Kutho menjadi pembuka acara yang digelar serius tapi santai ini. Serius karena yang dibicarakan adalah masalah pembangunan khususnya di Jawa Tengah dan santai lantaran disampaikan dalam acara yang informal.

Semua narasumber, kecuali Basuki kompak mengenakan blangkon seperti yang dipakai Didi Kempot. Sementara para tamu undangan, mulai dari Bupati Semarang Mundjirin, Sekda, Camat, Kepala Desa dan Lurah serta kepala OPD, tokoh masyarakat, pemuda dan warga sekitar duduk dengan cara lesehan.

Saat Didi Kempot menyanyikan lagu andalannya tersebut, ketiga narasumber juga diajak bernyanyi dan tentunya berjoget mengikuti musik campursari yang dinamis.

Tak hanya lagu Sewu Kutho, beberapa lagu lainnya antara lain "Ning Stasiun Balapan" dan Terajana juga mereka nyanyikan disela dialog tersebut.

"Ayo semua berdiri dan berjoget, pak Menteri akan memberi hadiah helm bagi yang terpilih jogetnya paling baik," kata Didi Kempot saat Basuki hendak menyanyi lagu dhangdut "Terajana".

Demi mendengar ada hadiah, para tamu undangan dan pengunjung museum tak malu-malu langsung merangsek ke depan panggung. Mereka berlomba-lomba menampilkan joget terbaiknya.

Saat para menteri tengah bernyanyi, Didi Kempot menyapu pandangannya ke arena di depan panggung untuk memilih beberapa orang dari pasukan joget yang paling heboh goyangnya.

Satu persatu mereka diminta naik ke panggung untuk bergabung bersama kedua menteri dan sang gubernur. Setelah lagu selesai, mereka diberikan hadiah masing-masing satu helm.

Tak hanya bernyanyi, Menteri PUPR Basuki juga unjuk kebolehan menabuh drum. Basuki dengan mahir berhasil mengiringi beberapa lagu cadas seperti Bento yang membuat para penonton kembali berjingkrak.

Acara Dialog Nasional 4 "Sukses Indonesiaku" ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian tradisional, marching band serta lomba mewarnai dan melukis untuk anakp-anak. Panitia juga menyediakan makan siang gratis bagi ribuan pengunjung museum kereta api Ambarawa.

"Terima kasih atas kehadirannya, hari ini memang kita mengunjungi Jawa Tengah untuk memberikan laporan kepada rakyat di Jawa Tengah, apa saja yang sudah kita lakukan dan juga kita ingin meminta masukan dari masyarakat berkaitan dengan pembangunan yang sudah dan akan kita lakukan," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Banjir Sebabkan Sejumlah Kotak Suara Pilkada Kota Cilegon Rusak

Regional
Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Warga di Kaki Gunung Semeru Diminta Waspadai Potensi Lahar Dingin

Regional
Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Beredar Pesan Berantai soal Tempat Isolasi Penuh, Satgas Covid-19 UGM: Itu Tidak Benar

Regional
Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Sejak Juli, 75 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Universitas Brawijaya Malang

Regional
Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Terjebak Dalam Kebakaran di Polewali Mandar, 3 Bocah Tewas

Regional
Wanita yang Dikuburkan di Fondasi Dibunuh dengan Racun, 5 Menit Korban Tewas

Wanita yang Dikuburkan di Fondasi Dibunuh dengan Racun, 5 Menit Korban Tewas

Regional
Debat Kedua Pilkada Solo, Bajo Kompak Berbaju Hitam, Gibran-Teguh Datang Tak Bersamaan

Debat Kedua Pilkada Solo, Bajo Kompak Berbaju Hitam, Gibran-Teguh Datang Tak Bersamaan

Regional
Satgas Daerah Bantah Data Pemerintah Pusat Sebut Papua Miliki Kasus Covid-19 Tertinggi

Satgas Daerah Bantah Data Pemerintah Pusat Sebut Papua Miliki Kasus Covid-19 Tertinggi

Regional
Kepala IGD RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Meninggal karena Covid-19 Usai Dirawat 13 Hari

Kepala IGD RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Meninggal karena Covid-19 Usai Dirawat 13 Hari

Regional
Sekda Nonaktif Bondowoso Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Sang Istri

Sekda Nonaktif Bondowoso Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Sang Istri

Regional
Video Viral Seekor Harimau Berjalan di Pinggir Jalan, Ternyata Mangsa Ternak dan Anjing

Video Viral Seekor Harimau Berjalan di Pinggir Jalan, Ternyata Mangsa Ternak dan Anjing

Regional
Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Regional
Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X