Rustriningsih Siap Maju di Pilkada Jateng, tetapi Minat Saja Tak Cukup

Kompas.com - 14/10/2017, 20:04 WIB
Rustriningsih. Foto diambil pad 1 Oktober 2012 ketika ia masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa
Tengah. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASARustriningsih. Foto diambil pad 1 Oktober 2012 ketika ia masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013 Rustriningsih menyatakan minatnya untuk ikut serta berpartisipasi dalam gelaran Pilkada Jateng 2018. Diusung atau tidak, dia menyerahkan mekanisme itu ke partai politik. 

Menurut Rustri, minat saja tak cukup untuk ikut berkompetisi. Untuk ikut dalam kompetisi harus mengikuti mekanisme yang ada di partai politik. 

"Minat saja enggak cukup, harus ada kesempatan dan peluang," kata Rustri di Semarang, Sabtu (14/10/2017).

Sejauh ini hanya PDI Perjuangan yang dapat mengusung sendiri calon untuk bertarung di Pilkada Jateng 2018. Partai lain harus berkoalisi untuk bisa memenuhi syarat mengajukan calon kepala daerah.

Rustriningsih menyatakan siap jika ada partai yang menunjuknya sebagai calon kepala daerah.

"Ranah di luar independen itu di luar kemampuan saya, saya serahkan yang di atas," kata dia.

Sebagai bahan persiapan, Rustri mulai mengajak masyarakat untuk memberi masukan ke pemerintah. Berbagai seminar, dialog, hingga kegiatan sosial keagamaan terus dilakukan dalam rangka memberi masukan.

Rustri juga ingin agar ada pendampingan dari pemerintah untuk memberdayakan komunitas. Komunitas di masyarakat perlu digandeng untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada.

"Saya bereksperimen pada majelis taklim untuk menabung, itu saja sudah dapat saldo ratusan juta. Itu masih iseng, kalau digarap betul bisa lebih cepat. Pendampingan kepada komunitas itu bagian dari keperpihakan," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X