Kompas.com - 13/10/2017, 19:04 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) kepada keluarga miskin di Jawa Tengah. Pada 2017, Pemerintah Jawa Tengah menggelontorkan anggaran hingga Rp 38,29 miliar untuk 12.764 warga miskin penerima KJS.
DAVID OLIVER PURBA/ KOMPAS.comGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) kepada keluarga miskin di Jawa Tengah. Pada 2017, Pemerintah Jawa Tengah menggelontorkan anggaran hingga Rp 38,29 miliar untuk 12.764 warga miskin penerima KJS.
|
EditorKurniasih Budi


SEMARANG, KOMPAS.com-  Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2016, program bantuan untuk kelurga miskin, Kartu Jateng Sejahtera (KJS) dinilai berkontribusi untuk menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, pada September 2016, warga miskin di Jawa Tengah berjumlah 4,49 juta jiwa. Sedangkan, Maret 2017 angka kemiskinan di Jawa Tengah turun menjadi 4,45 juta jiwa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, program KJS diberikan bagi warga miskin yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan beras rakyat sejahtera.

Pendataan yang kurat akurat berdampak bantuan yang diberikan belum tepat sasaran. Oleh karena itu, Ganjar tak segan untuk menggelontorkan anggaran hingga Rp 38,29 miliar untuk 12.764 warga miskin yang belum menerima bantuan apa pun.

Baca: Ganjar Kemiskinan di Jateng Turun, Tetapi Saya Enggak Puas

Anggaran KJS tersebut masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 melalui bantuan sosial di belanja tidak langsung Pemerintah Jawa Tengah.

"Ini dampak dari sistem pendataan yang belum baik, padahal mereka ini justru yang sangat membutuhkan karena tidak punya sumber pendapatan atau sakit keras misalnya,” ujar Ganjar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Kamis (12/10/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik KJS akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 250.000 per bulan yang diberikan dua kali dalam setahun.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) kepada keluarga miskin di Jawa Tengah. Pada 2017, Pemerintah Jawa Tengah menggelontorkan anggaran hingga Rp 38,29 miliar untuk 12.764 warga miskin penerima KJS.
DAVID OLIVER PURBA/ KOMPAS.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) kepada keluarga miskin di Jawa Tengah. Pada 2017, Pemerintah Jawa Tengah menggelontorkan anggaran hingga Rp 38,29 miliar untuk 12.764 warga miskin penerima KJS.

Melalui KJS, kata dia, masyarakat miskin bisa terlindungi dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

“Ada banyak masyarakat di Jawa Tengah butuh bantuan khusus karena belum tercover bantuan apapun. Harapannya mereka yang membutuhkan ini secara konstitusional, mereka berhak mendapatkan jaminan itu,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.