PVMBG Deteksi Gempa Tremor di Gunung Agung - Kompas.com

PVMBG Deteksi Gempa Tremor di Gunung Agung

Kompas.com - 12/10/2017, 22:54 WIB
Petugas membaca grafik seismogram hasil pemantauan aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali, Selasa (19/9/2017). Sejak Senin, 18 September, pukul 21.00 Wita, status Gunung Agung dinaikkan dari level Waspada ke Siaga menyusul meningkatnya gempa vulkanik yang terdeteksi melalui pos pemantauan.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Petugas membaca grafik seismogram hasil pemantauan aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali, Selasa (19/9/2017). Sejak Senin, 18 September, pukul 21.00 Wita, status Gunung Agung dinaikkan dari level Waspada ke Siaga menyusul meningkatnya gempa vulkanik yang terdeteksi melalui pos pemantauan.

KARANGASEM, KOMPAS.com - Pusat vulkanologi dan mitigasi bencana Geologi (PVMBG) terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung selama 24 jam. Berdasarkan pantauan pada Kamis (12/10/2017) pukul 12.00 - 18.00 Wita, selain gempa vulkanik dan tektonik petugas menangkap terjadinya gempa tremor non harmonik.

Menurut Kasubdit mitigasi gunung Api PVMBG wilayah timur Devi Kamil, gempa tremor non harmonik sering juga disebut spasmodic burst atau spasmodic tremor. Gempa ini berupa rentetan beberapa gempa vulkanik, yang mana satu gempa muncul sebelum gempa sebelumnya selesai.

"Secara fisik merefleksikan aliran fluida magmatik yaitu gas, liquid atau solid," kata Devi pada Kamis malam.

Dia mengatakan,  tidak semua tremor seperti ini diikuti letusan kecuali kalau sudah terjadi terus menerus. "Manifestasi permukaan bisa hanya berupa pelepasan gas atau asap ke permukaan," ucap Devi.

Baca juga: BNPB Terbangkan Drone untuk Pantau Kawan Gunung Agung

Dari pantauan di waktu yang sama, PVMBG mencatat terjadi 150 kali vulkanik dalam, 100 kali vulkanik dangkal dan 14 kali tektonik lokal.

Sementara dari pantauan visual Gunung Agung masih terlihat asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-200 m di atas kawah puncak.

Atas perkembangan ini PVMBG mengimbau masyarakat, pendaki dan wisatawan di sekitar gunung Agung agar tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya di seluruh area di dalam radius 9 km dari Kawah dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

Kompas TV Hingga saat ini Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali, masih berstatus awas dan terus menjadi perhatian.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Megapolitan
Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Megapolitan
Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

Nasional
Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Internasional
Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Megapolitan
Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

Regional
Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Megapolitan
Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Regional
Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Nasional
Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Edukasi
Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Megapolitan
Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
KM Sinar Bangun Tenggelam, YLKI Minta Syahbandar Dipidana

KM Sinar Bangun Tenggelam, YLKI Minta Syahbandar Dipidana

Nasional
HUT DKI, Ketua DPRD Berharap Hubungan dengan Anies-Sandi Membaik

HUT DKI, Ketua DPRD Berharap Hubungan dengan Anies-Sandi Membaik

Megapolitan

Close Ads X