24 Jam Hilang, Pencari Rumput Laut Ditemukan Tewas Mengapung

Kompas.com - 10/10/2017, 22:22 WIB
Ilustrasi jenazah BBCIlustrasi jenazah
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Tim SAR Satlinmas Korwil I Gunungkidul, Yogyakarta, bersama Basarnas, dan relawan lainnya akhirnya menemukan tubuh Sukianto (40) pencari rumput laut yang tenggelam di Pantai Srakung dalam kondisi tewas Selasa (10/10/2017). 

Koordinator Tim SAR satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara menyampaikan, korban ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB mengapung berjarak sekitar 20 meter dari pantai.

Korban pertama kali diketahui oleh tim darat, lalu memberitahukan kepada tim kapal supaya mendekati benda mencurigakan tersebut. Setelah di dekati, ternyata benda tersebut adalah jenazah yang mengapung. "Korban dalam keadaan meninggal dunia, setelah hilang sejak hari Senin (9/10/2017)," katanya saat dihubungi Selasa malam.

Setelahnya petugas SAR Satlinmas langsung mengevakuasi korban, akhirnya korban berhasil dibawa menepi di Dermaga Pelabuhan Sadeng Gunungkidul. Saat ini jenazah sudah diantar ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. "Jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," ucapnya.

Baca juga: Cari Rumput Laut, Sukianto Hilang di Pantai Srakung Gunungkidul

Peristiwa hilangnya Sukianto berawal dari korban mencari rumput laut bersama dua orang temannya Pujud dan Sutiarno, di Pantai Srakung di Dusun Nujo, desa Pucung.

Korban mencari rumput laut di bebatuan karang saat pantai dalam kondisi surut sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ingin melangkah dari batu ke batu yang lain, korban terhempas gelombang sehingga korban jatuh ke Palung.

Kompas TV Berenang dengan Hiu Paus di Kepulauan Derawan




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X