Rumah yang Baru Dibangun di Bandung Ambruk, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 10/10/2017, 08:38 WIB
salah seorang anggota polisi saat memeriksa rumah ambruk di Kampung Sukatengah RT 02 RW 05 Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (10/10/2017) pagi.  KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIsalah seorang anggota polisi saat memeriksa rumah ambruk di Kampung Sukatengah RT 02 RW 05 Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (10/10/2017) pagi.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah rumah yang baru dibangun di Kampung Sukatengah, RT 02 RW 05, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, ambruk pada Senin (9/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

Salah seorang penghuninya, Numan (60), tewas di lokasi kejadian dan seorang cucunya, Cepin (11) mengalami luka berat.

Lisna (40), anak Numan, mengatakan, rumah tersebut adalah milik orangtuanya. Saat kejadian, rumah itu dihuni oleh Numan (60), Isum (55) dan kedua cucunya, Thalia (11) dan Cepin (10).

"Awalnya gak tahu, gak dengar apa-apa. Cuma anak kecil (Thalia) yang selamat dia yang tahu ada gempa, dia bilang bapak aki ketiban," ujar Lisna saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (10/10/2017).


Lisna yang kediamannya berdampingan dengan rumah korban sempat merasakan ada getaran menyerupai gempa. Namun, ia tak mengira bahwa getaran itu berasal dari rumah orangtuanya yang roboh.

"Thalia bilangnya sedang di kamar tengah, kalau bapak di kamar tidur. Pas itu dikira gempa gak tahu apa-apa tapi kenapa ada seperti asap, debu," katanya.

Baca juga: Lembata Diguncang Tiga Kali Gempa, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Udin (56), tetangga korban, menuturkan, rumah tersebut baru sekitar sebulan dibangun. Bahkan, rumah tersebut belum sempat dicat.

"Ini rumah baru belum sempat dicat. Aneh kok bisa ambruk begitu," ungkapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab rumah tersebut ambruk. Korban meninggal telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara korban luka masih mendapat penanganan medis di rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X