Tekan Penyelewengan Dana Desa, Satgas Lakukan Audit Acak ke Tiap Desa

Kompas.com - 09/10/2017, 18:04 WIB
Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri BUMN Rini Sumarno dan Menteri Pertanian tengah mengelar panen raya di Desa Medanglayang, Kabupaten Ciamis,  Senin (9/10/2017). Dok Kementerian Desa PDT dan TransmigrasiMenteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri BUMN Rini Sumarno dan Menteri Pertanian tengah mengelar panen raya di Desa Medanglayang, Kabupaten Ciamis, Senin (9/10/2017).
EditorReni Susanti

CIAMIS, KOMPAS.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengakui dana desa masih bermasalah. Karena itulah ia membentuk Satgas Dana Desa.

Satgas Dana Desa, sambung Eko, tidak bertindak reaktif dalam artian menunggu adanya pelaporan kasus. Namun ia sudah menginstruksikan Satgas Dana Desa harus bertindak proaktif.

"Kami tidak menunggu laporan lagi. Tapi masif melakukan random audit sehingga kesempatan melakukan penyelewengan bisa diperkecil," ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (9/10/2017).

Eko menjelaskan, dalam menjalankan audit random, satgas bekerjasama dengan polisi dan kejaksaan. Secara acak, tim gabungan ini akan mengaudit setiap desa di Indonesia.

"Ini untuk mencegah hal-hal buruk terjadi. Kalau bukan pidana, kami akan melakukan pembinaan," ucapnya.

(Baca juga: Keroyokan Mengawal Penyerapan Dana Desa...)

Hal ini penting dilakukan mengingat dana desa yang dikucurkan terbilang besar. Di tahun 2015, dana yang dikucurkan pemerintah senilai Rp 20 triliun. Kemudian, pada 2016 meningkat menjadi Rp 47 triliun, dan tahun 2017 Rp 60 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah, sambung dia, akan terus meningkatkan dana desa. Dalam tiga tahun terakhir, penyaluran dana desa dari APBN terus menunjukkan indikasi positif untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa.

Eko menjelaskan, pertama dana desa dikucurkan pada 2015, masyarakat desa umumnya belum siap. Dari Rp 20,8 triliun dana desa yang diberikan, hanya 82 persennya saja yang terserap.

"Tapi Pak Presiden terus memberikan semangat dan terus membantu dana desa, malah ditingkatkan dua kali lipat menjadi Rp 46,98 trilun. Itu komitmen Bapak Presiden, dan 2016 dana desa yang terserap naik menjadi 97 persen lebih," ungkap Eko.

Dalam acara Kartu Tani ini Eko mengatakan, Jokowi merupakan presiden yang benar-benar memperhatikan desa dan daerah. Hal ini terbukti, pertama dalam sejarah, APBN lebih besar diberikan ke daerah daripada ke pusat, bahkan akan terus ditingkatkan bagiannya yang lebih besar ke daerah.

"Presiden Joikowi juga presiden pertama yang menggelontorkan dana desa langsung ke desa. Dalam tiga tahun ini Presiden sudah mengalokasikan dana desa sebesar lebih dari Rp 120 triliun, dan terus akan digelontorkan dan ditingkatkan," katanya.

Kompas TV Tim Reskrim Polres Merangin, Jambi, meringkus empat pelaku perampokan dana desa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.