Kompas.com - 09/10/2017, 15:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjenguk salah satu pasien lumpuh asal Wonosobo, Jawa Tengah DAVID OLIVER PURBA/ KOMPAS.comGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjenguk salah satu pasien lumpuh asal Wonosobo, Jawa Tengah
|
EditorKurniasih Budi


SEMARANG, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah hingga akhir 2017 sebesar 11,30-10,83 persen persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko optimistis target itu tercapai sebab angka kemiskinan di Jawa Tengah terus menurun sejak 2014.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, pada Maret 2014 angka kemiskinan di Jawa Tengah sebesar 4,83 juta jiwa. Adapun pada September 2014, angka kemiskinan turun menjadi 13,58 persen atau menjadi 4,56 juta jiwa.

Pada Maret 2015, persentase kemiskinan stagnan di angka 13,58 persen. Namun, angka itu kembali turun pada September 2015 menjadi 13,33 persen atau sebesar 4,5 juta jiwa.

Baca: Ini Cara Ganjar Atasi Masalah Kemiskinan di Jawa Tengah

Persentase kemiskinan juga tercatat turun pada Maret 2016 menjadi 13,27 persen. Angka kemiskinan kembali turun pada September 2016 menjadi 13,19 persen atau menjadi 4,49 juta jiwa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi sejumlah rumah tidak layak huni di Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah.DAVID OLIVER PURBA/ KOMPAS.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi sejumlah rumah tidak layak huni di Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Maret 2017, angka kemiskinan kembali turun menjadi 13,01 persen atau sebesar 4,45 juta jiwa.

"Year on year (Maret 2016-Maret 2017) turun 0,26 persen. Kalau dibandingkan September 2016 berkurang hingga 43.000 orang miskin," ujar Sujarwanto di Semarang, Senin (9/10/2017).

Penurunan itu, ia melanjutkan, disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya, koordinasi yang dilakukan antara Pemerintah Jawa Tengah dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota, khususnya dari sisi pelayanan perizinan investasi.

Baca: Investasi Dalam Negeri Jateng Rp 78 Triliun, Ganjar Sebut Belum Usai

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.