Partai Golkar Dukung Pemekaran Provinsi Kapuas Raya di Kalbar

Kompas.com - 08/10/2017, 00:05 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman saat memberikan keterangan di kantor DPD Golkar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (7/10/2017) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANWakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman saat memberikan keterangan di kantor DPD Golkar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (7/10/2017)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Partai Golkar mendukung pemekaran Provinsi Kalimantan Barat menjadi dua dengan penambahan satu provinsi baru, yaitu Kapuas Raya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman saat konferensi pers, Sabtu (7/10/2017). Konpers dilakukan untuk mengumumkan keputusan Partai Golkar yang mengusung pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan pada Pilkada Kalbar 2018.

Dukungan adanya pemekaran tersebut merupakan salah satu tahapan penjaringan terkait visi pembangunan dari kedua pasangan calon, apabila terpilih sebagai kepala daerah.

"Yang menjadi prioritas utama Partai Golkar pada kali ini adalah melakukan optimalisasi pembangunan daerah pedalaman," ucap Maman.

"Kita menyadari betul bahwa terjadi disparitas ataupun ketimpangan pembangunan antara daerah perkotaan dan pedalaman. Berdasarkan kajian kita, salah satu yang menyebabkan lambatnya pembangunan di daerah pedalaman adalah karena rentang luas wilayah di Kalimantan Barat ini sangat luar biasa besar," kata dia.

(Baca juga: Mendagri Pastikan 2017 Tidak Ada Pemekaran Daerah)

Oleh karena itu, sambung Maman, langkah yang paling utama untuk mempercepat pembangunan daerah pedalaman adalah dengan melakukan pemekaran provinsi.

"Kami melihat berdasarkan diskusi dan survei internal menindaklanjuti masing-masing kandidat, Sutarmidji dan Ria Norsan sangat berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah pedalaman khususnya dengan melakukan pemekaran provinsi, Kapuas Raya," ucap Maman.

Maman menambahkan, Partai Golkar melihat bahwa aspirasi masyarakat dari daerah pedalaman untuk melakukan upaya pemekaran sudah cukup tinggi. Namun, sejauh ini menurut dia, masih terkendala di tingkat provinsi.

"Aspirasi, baik itu dari anggota DPR RI maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD) juga luar biasa dan sudah mendukung untuk pemekaran provinsi," kata Maman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X