Pilkada Kalbar, Partai Golkar Resmi Usung Sutarmidji dan Ria Norsan - Kompas.com

Pilkada Kalbar, Partai Golkar Resmi Usung Sutarmidji dan Ria Norsan

Kompas.com - 07/10/2017, 15:23 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdurrahman menunjukkan surat keputusan penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Kalimantan Barat (7/10/2017)KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdurrahman menunjukkan surat keputusan penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Kalimantan Barat (7/10/2017)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Partai Golongan Karya (Golkar) memastikan mengusung pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat dalam Pilkada Serentak 2018.

Keputusan Partai Golkar mengusung pasangan calon tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Maman Abdurahman di Kantor DPD Golkar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu (7/10/2017).

Hasil keputusan pusat tersebut, berdasarkan hasil rekomendasi dari DPD Tingkat I Partai Golkar Kalimantan Barat, terkait penjaringan pemilihan gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023.

Berdasarkan rekomendasi tersebut, ujar Maman, ada beberapa nama yang diusulkan dan berdasarkan aspirasi dari bawah, serta masuk mendaftarkan diri ke Partai Golkar.

Nama yang disebut sebagai calon gubernur adalah Karolin Margret Natasa, Hildi Hamid, Sutarmidji, Ria Norsan dan Adrianus Asia Sidot. Kemudian yang mendaftarkan diri sebagai wakil gubernur yaitu Boyman Harun.

"Dasar pertimbangan dalam mengusung pasangan tersebut ada tiga tahapan yang menjadi rujukan awal," ujar Maman, Sabtu (7/10/2017) siang.

"Pertama, berdasarkan hasil survei yang dilakukan internal partai dan lembaga survei lainnya, kemudian berdasarkan track record program selama menjabat sebagai kepala daerah, dan ketiga terkait program ke depan," kata dia.

(Baca juga: Pilkada Kalbar, Partai Demokrat Prioritaskan Usung Kader)

Berdasarkan ketiga tahapan rujukan yang menjadi pertimbangan tersebut, sambung Maman, Partai Golkar melihat bahwa terkait hasil survei mendapatkan hasil berdasarkan urutan tertinggi ditempati oleh Sutarmidji dengan angka 38 persen. Kemudian Karolin dengan persentase 23 persen dan Ria Norsan dengan 16 persen.

Sedangkan untuk pendaftar lain seperti Adrianus Asia Sidot, Hildi Hamid dan Milton Crosby sebesar 3 persen hingga 5 persen dalam hasil survei Partai Golkar yang menggunakan jasa lembaga Indo Barometer.

"Berdasarkan dari hasil survei, kami melakukan seleksi terhadap tiga nama, yaitu Sutarmidji, Karolin dan Ria Norsan," ujar Maman.

Jika berpatokan pada hasil survei, jelas Maman, seharusnya tidak ada pertimbangan selain mendukung Sutarmidji dan Karolin yang menempati hasil tertinggi. Namun, Partai Golkar tidak hanya melihat berdasarkan survei saja.

"Kita masuk pada pertimbangan track record selama menjabat sebagai kepala daerah. Berdasarkan hasil survei tersebut, respons tingkat kepuasan publik selama mereka menjabat yang paling tinggi ada pada Ria Norsan, kurang lebih 82 persen di Kabupaten Mempawah. Kemudian tingkat kepuasan tertinggi kedua ada di Sutarmidji sebagai Wali Kota Pontianak sebesar 78 persen," ujar Maman.

(Baca juga: Saat Pilkada, Kalbar Diprediksi Paling Rawan Disusupi Kepentingan Pejabat Negara)

Dalam pertimbangan track record selama menjabat, tidak ada nama Karolin lantaran baru menjabat beberapa bulan sebagai Bupati Kabupaten Landak.

Kemudian, pertimbangan ketiga adalah visi pembangunan terhadap Kalimantan Barat. Adapun yang menjadi prioritas Partai Golkar kali ini adalah melakukan optimalisasi pembangunan di daerah pedalaman.

"Berdasarkan ketiga pertimbangan inilah, DPP Partai Golkar memutuskan setelah melalui serangkaian rapat internal menetapkan dan mengesahkan Sutarmidji sebagai calon kepala daerah berpasangan dengan Ria Norsan sebagai wakil kepala daerah Kalimantan Barat dalam pilkada serentak putaran ketiga tahun 2018," kata Maman.

Surat keputusan dengan nomor R.461/GOLKAR/IX/2017 ini ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Meski sudah mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Sutarmidji dan Ria Norsan, Partai Golkar harus menjalin koalisi dengan partai lain.

Sebab, saat ini Golkar hanya memiliki 9 kursi di DPRD Provinsi Kalbar. Sedangkan untuk syarat pencalonan minimal didukung 13 kursi DPRD.

Kompas TV Sambut Pemilu, Partai Golkar Gelar Rakornis


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X