Kompas.com - 06/10/2017, 21:08 WIB
Warga Suku Bugis di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar ritual ?Mappangolo Datu Ase? atau persembahan kepada dewa padi atau sang penguasa alam untuk menyambut panen raya. KOMPAS.com/ JunaediWarga Suku Bugis di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar ritual ?Mappangolo Datu Ase? atau persembahan kepada dewa padi atau sang penguasa alam untuk menyambut panen raya.
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Untuk menyambut datangnya pesta panen raya, warga Suku Bugis di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar ritual “Mappangolo Datu Ase”, Jumat (6/10/2017).

Ritual ini merupakan persembahan kepada dewa padi (sang penguasa alam) yang diikuti dengan nyanyian berupa puji-pujian khusus kepada sang Datu Ase dan Indo Ase sebagai pembawa berkah, berupa keselamatan warga kampung dan hasil panen yang melimpah.

Tradisi turun-temurun ini diikuti dengan serangkaian ritual lain seperti maccera ase, mappadendang dan persembahan sesajen berupa telur, nasi ketan, dan kelapa muda kepada Datu Ase dan Indo Ase

Ritual diawal dengan empat wanita berpakaian adat Bugis ini mengantarkan persembahan berupa sesajen kepada Datu Ase, Indo Ase dan dewa penyelamat atau To Manurung.

Sebelum menyerahkan sesajen berupa nasi ketan, telur, dan gula merah yang dilapisi daun waru, seorang Sandro Ase atau dukun padi membacakan doa-doa keselamatan agar warga kampung terhindar dari segala bencana, marabahaya, serta hasil panennya melimpah.

Selanjutnya, sesajen itu dibawa berkeliling tujuh kali di tempat permainan padendang didirikan. Padendang sendiri dipercaya Suku Bugis sebagai salah satu persembahan dan hiburan kepada Datu Ase dan Indo Ase serta To Manurung.

Baca juga: Sembahyang Rebut, Puncak Ritual Mendoakan Arwah Leluhur di Pontianak

Usai mengelilingi padendang, sang dukun kembali menggelar ritual doa keselamatan kepada warga kampung dan beraharap hasil panen padi warga tahun ini lebih melimpah.

Rangkaian ritual akhir dari “Mappangolo Datu Ase” diakhiri dengan menyerahkan sesajen dan membakar kemenyan serta lilin di salah satu kamar khusus yang hanya dihuni oleh Datu Ase, Indo Ase dan To manurung.

Sementara seorang asisten dukun melantunkan nyanyian berupa puji-pujian agar persembahan dan doa warga kampung ini diterima Sang Penguasa Alam.

Padi raksasa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X