Agar Pengungsi Gunung Agung Tak Harus Jual Sapi ke Tengkulak...

Kompas.com - 04/10/2017, 17:17 WIB
Kompas TV Warga Solo Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan ular jenis piton di saluran air milik warga.

"Beberapa hari lalu, saya naik ke atas dan melakukan pendekatan dengan masyarakat yang belum membawa sapinya turun ke zona aman. Ada sekitar 2.000-an sapi yang di sana. Pemiliknya bilang kalau meletus baru dievakuasi," tuturnya.

Gunawan menjelaskan, sapi tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat di lereng Gunung Agung karena sebagian besar mereka adalah peternak sapi, selain bekerja di sektor pertanian.

Selama di penampungan, pemilik sapi mencari makanan sendiri untuk binatang peliharaannya namun pihak dinas terkait sudah menyiapkan konsentrat untuk mengantisipasi jika terjadi erupsi Gunung Agung dan petani kesulitan mencari pakan hijau untuk binatang ternak.

"Untuk di Nongan luas lahan penampungan hewan ternak sekitar 1 hektar dan bisa menampung sekitar 700 sampai seribu ekor sapi. Penampungan bukan hanya di sini, tetapi juga di beberapa titik," ungkapnya.

Dengan penampungan ternak sementara itu, diharapkan tidak ada lagi warga yang menjual sapinya kepada tengkulak karena selama ini yang terjadi tengkulak langsung membeli sapi di desa mereka dengan harga murah karena secara mental warga sedang dalam keadaan kalut dan bingung.

"Karena bingung jadi dibeli berapa saja mereka mau. Kalau di sini, walaupun dijual tetapi harga normal bukan harga tengkulak," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, sekitar 10.000 ekor sapi telah diungsikan oleh masyarakat secara mandiri. Sebagian hewan ternak ada juga yang dijual.

"Ditargetkan sebanyak 20.000 ekor sapi akan dievakuasi dari wilayah terdampak," kata Sutopo, Kamis (28/9/2017).

Berdasarkan data dari Posko Pendampingan Nasional di Karangasem, diperkirakan jumlah sapi yang berada di radius berbahaya sekitar 30.000 ekor.

 

Halaman:


EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X