Kementerian ESDM Buat 10 Sumur Bor untuk Pengungsi Gunung Agung

Kompas.com - 04/10/2017, 08:35 WIB
Gunung Agung dari  kawasan Wisata Pantai Amed, Desa Purwekerti, Karangasem.KOMPAS.com/Ira Rachmawati Gunung Agung dari kawasan Wisata Pantai Amed, Desa Purwekerti, Karangasem.

KARANGASEM,Kompas.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia menyiapkan sepuluh sumur bor untuk air bersih pengungsi Gunung Agung.

Satry Nugraha, Ketua tim ESDM siaga bencana mengatakan, sumur bor itu bukan hanya dipersiapkan jika erupsi terjadi. Namun bisa dimanfaatkan pengungsi Gunung Agung yang ditetapkan awas sejak 22 September 2017. 

"10 sumur bor akan dibuat di tiga kabupaten yaitu Bangli, Karangasem, dan Klungkung yang menjadi kantong-kantong pengungsian," jelasnya.

Untuk membuat satu sumur bor, minimal dibutuhkan waktu sekitar satu minggu sampai satu bulan karena kondisi tanah yang bebatuan.

"Seperti di wilayah Karangasem, di sana saya dapat laporan jika tanahnya bebatuan mungkin bisa agak lama membuat sumur bornya," ucapnya.

(Baca juga: PVMBG: Magma Gunung Agung Terus Aktif untuk Menerobos ke Permukaan)

Untuk satu sumur bor jika dihidupkan selama 12 jam bisa digunakan sekitar 1.500 orang dengan estimasi per orang menggunakan 60 liter per hari.

"Itu sangat cukup. Sumur bor ini untuk mengantisipasi kekurangan air bersih bagi pengungsi serta untuk antisipasi jika gunung Agung erupsi," pungkasnya. 

Kompas TV Status Gunung Agung masih pada level Awas




Terkini Lainnya


Close Ads X