Muhaimin Resmi Sandang Gelar Doktor Honoris Causa dari Unair - Kompas.com

Muhaimin Resmi Sandang Gelar Doktor Honoris Causa dari Unair

Kompas.com - 03/10/2017, 15:05 WIB
Muhaimin Iskandar saat menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Airlangga, Selasa (3/10/2017).KOMPAS.com/Achmad Faizal Muhaimin Iskandar saat menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Airlangga, Selasa (3/10/2017).

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar   resmi menyandang gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (3/10/2017).

Rektor Unair Surabaya, Muhammad Nasih, mengatakan, Muhaimin tercatat sebagai penerima gelar doktor honoris causa ke-5 di Unair.

"Selama 63 tahun berdiri, masih 5 orang yang diberi gelar doktor honoris causa," katanya.

Karena itu, lanjut Nasih, nomor register doktor honoris causa yang diterima mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu 005.

"Ini menunjukkan bahwa Unair tidak mudah memberikan gelar doktor honoris causa kepada seseorang," ujarnya.

Empat gelar doktor honoris causa sebelumnya diberikan kepada mantan Menteri Luar Negeri Triono Wibowo, mantan Menteri Perekonomian Chaerul Tanjung, Gubernur Jatim Soekarwo, peraih nobel ekonomi 2003 Prof Robert Fry III.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya yang berjudul "Mengelola Kebhinekaan Untuk Kemajuan Dan Kesejahteraan Bangsa", Muhaimin mengatakan, multikulturalisme atau kebhinekaan tidak bisa tumbuh tanpa campur tangan semua elemen bangsa, seperti partai politik, negara, dan masyarakat.

Kebhinekaan, lanjut dia, harus dimaknai sebagai energi positif untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa, bukan menjadi penghambat kemajuan bangsa.

"Karena itu, perlu sentuhan dunia pendidikan untuk mengelola kemajemukan bangsa sebagai anugerah dari Tuhan," ucapnya.

Sidang terbuka penganugerahan doktor honoris causa dihadiri puluhan pejabat negara setingkat menteri, pengurus pusat partai politik, dan sejumlah kepala daerah dari PKB.


EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Diteriaki Korban, Penjambret di Tanjung Priok Dihakimi Warga

Diteriaki Korban, Penjambret di Tanjung Priok Dihakimi Warga

Megapolitan
Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional

Close Ads X