Kompas.com - 02/10/2017, 18:11 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Seorang pencuri ditangkap setelah petugas Kepolisian Sektor Majenang berhasil mengidentifikasi sandal dan topi pelaku yang tertinggal di toko milik korban.

"Kasus pencurian tersebut terjadi pada tanggal 12 Agustus 2017, sekitar pukul 18.00 WIB, di toko pakan hewan piaraan `Hobbi PS` milik Wito (53), Jalan Pramuka Nomor 82 RT 004 RT 003, Desa Sindangsari, Kecamatan Majenang," kata Kepala Polsek Majenang Ajun Komisaris Polisi Fuad di Majenang, Kabupaten Cilacap, Senin (2/10/2017).

Saat itu, lanjut dia, salah seorang tetangga korban, Buryanto (45), melihat ada seseorang melompat pagar toko yang bersebelahan dengan rumah Wito.

Korban yang menerima informasi dari Buryanto segera mengecek tokonya dan mendapati laci meja kasir dalam keadaan terbuka. Setelah dicek, uang hasil penjualan dagangan Rp 25 juta telah hilang.

Oleh karena itu, Wito segera melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Majenang yang ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sepasang sandal warna hitam kombinasi warna oranye dan sebuah buah topi warna hitam yang pada bagian depan bertuliskan `HOAX` yang diduga milik pelaku dan tertinggal di dalam toko," katanya.

(Baca juga: Terekam CCTV, Pencuri di Tempat Ibadah Babak Belur Dihajar Massa)

Dia mengatakan, sandal dan topi itu identik dengan barang-barang milik salah seorang karyawan toko yang belum lama dikeluarkan, yakni BR alias Yanto (22).

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengejaran sekitar 1,5 bulan, lanjut dia, pelaku akhirnya dapat ditangkap oleh petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Majenang di rumahnya, Dusun Bangunsari, Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, pada Sabtu (30/9/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, pelaku mengakui bahwa uang hasil kejahatannya sudah habis untuk berfoya-foya dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sedangkan sisanya diberikan kepada pelaku lainnya yang masih buron.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Seorang pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dilakukan pengejaran," katanya. 

 

 

Kompas TV  Aparat kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan, menggerebek rumah pelaku pencurian yang kerap meresahkan warga.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.