Soal Protes Gelar Honoris Causa, Muhaimin "No Comment"

Kompas.com - 02/10/2017, 15:48 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat menghadiri Seminar Nasional Merajut Kebhinekaan dalam Bingkai Politik Kebangsaan, di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017). Ramdhan Triyadi Bempah / KOMPAS.comKetua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat menghadiri Seminar Nasional Merajut Kebhinekaan dalam Bingkai Politik Kebangsaan, di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017).
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menolak berkomentar soal polemik gelar honoris causa yang akan diterimanya dari Universitas Negeri Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (3/10/2017).

"Saya tidak punya wewenang soal itu. Saya no comment," tuturnya setelah mengisi kuliah umum di kampus C Unair Surabaya, Senin (2/10/2017).

Rektor Unair Muhamad Nasih menganggap, polemik gelar Honoris Causa untuk Muhaimin Iskandar wajar karena yang bersangkutan adalah tokoh politik.

"Apalagi, saat ini mendekati Pilkada Jatim," tuturnya.


(Baca juga: Muhaimin Dinilai Tak Layak Dapat Gelar Doktor Honoris Causa Unair)

Yang pasti, menurut dia, sebagai institusi pendidikan, Unair dan calon penerima gelar sudah berproses sejak 2011. Usulan dari fakultas direspon oleh universitas, kemudian diserahkan ke senat institut untuk dikaji.

"Bahkan prosesnya lebih ketat dari doktor-doktor lainnya," tutur Nasih.

Muhaimin, lanjut dia, juga menjalani focus group discussion (FGD) yang menguji teori, data, dan analisa dari konsep yang diajukan. Besok, Muhaimin akan menerima gelar doktor honoris causa dalam bidang sosiologi politik.

Sebelumnya kelompok dosen politik Unair meminta pemberian gelar doktor untuk mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu ditunda. Mereka menilai, Muhaimin belum memiliki sumbangsih nyata untuk masyarakat dan dunia pendidikan.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Regional
Berupaya Kabur, Bandar Sabu di Timika Ditembak Polisi

Berupaya Kabur, Bandar Sabu di Timika Ditembak Polisi

Regional
Kronologi Warga di NTT Tersambar Petir, Bermula Ingin Berteduh hingga 2 Orang Tewas Ditempat

Kronologi Warga di NTT Tersambar Petir, Bermula Ingin Berteduh hingga 2 Orang Tewas Ditempat

Regional
Hanyut Saat Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Sedang Ikut Kegiatan Pramuka

Hanyut Saat Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Sedang Ikut Kegiatan Pramuka

Regional
Bawaslu Babel Temukan 13 Calon PPK Terindikasi Terlibat Partai Politik

Bawaslu Babel Temukan 13 Calon PPK Terindikasi Terlibat Partai Politik

Regional
Pembakar Rumah Penyalur TKW di Dompu Dikenakan Pasal Berlapis

Pembakar Rumah Penyalur TKW di Dompu Dikenakan Pasal Berlapis

Regional
Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus Banjir

Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus Banjir

Regional
Masuk Tahapan Verifikasi, KPU Mojokerto Belum Terima Berkas Dukungan dari Calon Independen

Masuk Tahapan Verifikasi, KPU Mojokerto Belum Terima Berkas Dukungan dari Calon Independen

Regional
Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Regional
Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Regional
Upaya Tangkap Buaya Berkalung Ban di Palu Dihentikan hingga Matt Wright Kembali

Upaya Tangkap Buaya Berkalung Ban di Palu Dihentikan hingga Matt Wright Kembali

Regional
Tenaga Ahli Wali Kota Bogor Daftar Bacalon Bupati Jember Lewat PAN-Demokrat

Tenaga Ahli Wali Kota Bogor Daftar Bacalon Bupati Jember Lewat PAN-Demokrat

Regional
Sebut Mantan Bendahara Partai Biang Keributan, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Didakwa Pencemaran Nama Baik

Sebut Mantan Bendahara Partai Biang Keributan, Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Didakwa Pencemaran Nama Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X